Aksi AKBAR Sumut Diwarnai Kericuhan

WOL Photo/Iman S. Harahap
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara (Sumut) hari ini kembali menggelar Pentas Rakyat di Tugu Simpang Gatot Subroto, Medan, Rabu (21/10).

Massa yang berjumlah puluhan orang tersebut mengadakan kegiatan pentas seni sebagai bentuk aksi penolakan Omnibus Law.

Massa yang bermulai dari membaca puisi hingga teatrikal menyampaikan aspirasinya di tengah-tengah keramaian arus lalu lintas.

Namun, di tengah pentas seni, kericuhan terjadi. Aparat kepolisian mengambil paksa salah satu demonstran. Akibat dari kericuhan tersebut, 3 orang ditangkap.

Salah satu massa aksi, Dedi, mengatakan massa aksi yang ditangkap atas nama Fikri. Ia ditangkap dengan tuduhan perusakan mobil yang terjadi di Jalan Sekip beberapa waktu lalu.

iklan

Sedangkan kedua lainnya di sinyalir sebagai orang yang melakukan pelemparan batu pada aksi beberapa waktu lalu.

Terjadi dorong mendorong antara massa dengan pihak kepolisian. Mereka menilai bahwa polisi bersikap tidak profesional. Mereka menilai pihak aparat menangkap tanpa membuktikan surat penangkapan.

Pantaun Waspada Online, situasi sudah kembali kondusif. Massa masih melampiaskan kekesalannya dengan berorasi. Aparat yang berada di lokasi belum bisa memberikan keterangan terkait penangkapan massa aksi tersebut.(wol/man/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan