Uji Coba Vaksin Corona Covid-19, 42% Peserta Alami Sakit Kepala

ilustrasi vaksin corona. (iStockphoto/FilippoBacci)
Iklan
agregasi

RUSIA, Waspada.co.id – memang tengah mengembangkan vaksin virus corona covid-19, dan sudah diujicoba pada manusia. Vaksin baru oleh Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya di Moskow tersebut, menunjukan beberapa efek samping ringan.

Dilansir Okezone dari Newser, The Lancet menerbitkan data pada hari Jumat yang menunjukkan bahwa subjek yang diberi vaksin mengembangkan antibodi terhadap virus corona dalam pengujian fase 1 dan 2.

Dari hasil pengujian tentang efek samping dalam dua fase pertama cukup menggembirakan. Setengah dari orang-orang dalam penelitian ini mengalami demam, dan 42% mengalami sakit kepala. Kurang dari 30% mengalami nyeri sendi.

“Hasil keamanan hingga saat ini meyakinkan, tetapi penelitian sampai saat ini terlalu kecil untuk mengatasi efek samping serius yang jarang atau jarang terjadi” kata seorang ahli Johns Hopkins.

Ilmuwan Rusia mengakui keterbatasan penyelidikan. Jumlah peserta penelitian yang rendah, kurangnya plasebo atau vaksin kontrol, dan kelompok relawan yang umumnya muda. “Diperlukan penyelidikan lebih lanjut tentang efektivitas vaksin ini untuk pencegahan COVID-19,” kata mereka.

iklan

Uji coba tersebut, yang melibatkan sekitar 40.000 orang, telah dimulai dan setidaknya beberapa hasil dapat dilaporkan bulan depan. Jika semua berjalan dengan baik, vaksinasi massal diharapkan dimulai sebelum akhir tahun.

Iklan