Tidak Melarang, 5 Teman Aleh Youtuber Terancam Jadi Tersangka

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan meminta Jaksa Penuntut Umum untuk menetapkan ke lima teman Youtuber asal Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh (19) untuk menjadi tersangka dalam perkara penodaan agama melalui cover lagu berjudul Aisyah.

Ke lima teman yang dimaksud adalah Deni Fahrizal Lubis Als Deni, M. Zulfan Arif Alias Arif, Boby Hermawan Alias Boby, Fahrezi Gilang Alias Gilang, dan Yori Rizky als Rizky.

Dalam sidang lanjutan ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan teman terdakwa yakni Gilang dan Bobi untuk memberikan kesaksian.

Dalam kesaksiannya, Gilang menjelaskan perekaman video itu mereka lakukan secara sepakat, namun hanya dengan adegan kesurupan saja.

“Jadi awalnya kami menyanyikan lagu biasa menggunakan gitar, spontan kami menyanyikan lagu Aisyah. Setelah itu kami sepakat menyanyikannya sambil direkam dan dengan adegan Aleh kesurupan,” katanya di hadapan Hakim Merry Dona, di ruang Cakra V, Kamis (24/9).

iklan

Namun, kata Gilang, tanpa diketahui ke lima orang lainnya, Aleh membuka celananya dan menungging ke arah kamera. “Yang membuka celana, itu semua inisiatif Aleh. Awalnya kami rasa lucu dan tertawa,” kata Gilang.

“Dia memang ada bilang, mau upload. Tapi kami semua jawab terserah. Jadi diupload oleh Aleh,” tambahnya.

Mendengar penjelasan Gilang, hakim Dona mengatakan bahwa ke lima teman Aleh itu harusnya menjadi tersangka karena tidak melarang terdakwa Aleh.

“Kalian tidak melarang, malah menyatakan terserah. Kalau begitu kalian ini ikut serta. Kalian merencanakan, kalau itu tidak benar kalian bisa melarang dia untuk tidak mengupload. Heran saya melihat bu Jaksa, kenapa cuma terdakwa yang di proses,” tanya Hakim.

Hakim Dona pun kembali menegaskan agar teman terdakwa juga dijadikan tersangka.”Kalau begini, saya minta ke limanya untuk dijadikan tersangka ya bu jaksa,” tegasnya.

Hakim juga mempertanyakan bagaimana respon netizen setelah video itu diupload ke Youtube. “Apa kamu melihat komentar video itu? Apa respon netizen yang melihat video kalian itu, apa respon umat muslim? Pasti marahkan,” cecar Hakim.

“Ada yang negatif dan ada yang positif bu. Ada yang bilang lucu, tapi ada yang bilang hapus,” katanya.

Setelah lihat itu, Bang Arif (salah satu yang ada di video) menyuruh Aleh untuk ngapus video tersebut,” timpal Gilang.

“Karena apa? Karena viralkan,” kata Dona.

Di lain sisi, terdakwa Aleh menanggapi keterangan para saksi dan menyatakan bahwa video tersebut dibuat untuk di upload di Instagram masing-masing.

“Jadi itu yang mereka bilang untuk video saya saja mereka bohong bu, karena itu mau di upload untuk di Instagram masing-masing,” tukasnya (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan