Sering Mimpi, Keluarga Bongkar Kuburan Safari Diduga Korban Pembunuhan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sering mendapat mimpi akhirnya keluarga membongkar makam (kuburan-red) Safari Bin Samirin (37) yang berlokasi di Tanah Wakaf Muslim Sunggal, Jalan Abadi.

Dalam pembongkaran makam ini turut melibatkan Tim Bid Dokkes Polda Sumut bersama Polsek Pancurbatu. Sebab kematian korban diduga akibat tindak kriminalitas pembunuhan.

Saat ditemui, Ismanto selaku abang korban mengatakan Safari ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya Simpang Umar, Gang Rabiya, Glugur Rimbun, Kecamatan Pancurbatu.

“Korban seharinya bekerja sebagai mekanik. Nah, pada tanggal 24 Juni korban ditemukan sudah meninggal dunia diduga karena dibunuh, sebab kondisi tubuh adikku itu kepala bengkak dan badan biru serta ada beberapa barang berharga yang hilang,” katanya, Rabu (30/9).

Lebih lanjut, Ismanto menerangkan pihak keluarga yang melihat korban sudah meninggal dunia pada waktu itu juga langsung memakamkannya. Sedangkan kasus dugaan pembunuhan yang dialami telah dilaporkan ke Polsek Pancurbatu.

iklan

“Namun setelah dimakamkan setiap malam saya kerap bermimpi adikku itu berteriak meminta tolong. Tidak hanya saya, keluarga yang lain juga kerap mendapat mimpi yang sama. Sehingga keluarga berkoordinasi dengan pihak kepolisian sepakat membongkar makam Safari untuk dilakukan otopsi,” tutur Ismanto.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, Iptu S Siregar, dikonfirmasi mengaku pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas kematian Safari.(wol/gacok/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan