Sekda Bahas Upaya Penanganan Covid-19 Terintegrasi

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

GUNUNGSITOLI, Waspada.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Dr Hj R Sabrina, memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama pemerintah se-Kepulauan Nias di Gedung Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (10/9).

Sesuai arahan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi, diperlukan penanganan yang terintegrasi dan menyeluruh antardaerah dalam menghadapi suasana pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan.

“Gubernur memberikan perhatian sangat serius mengenai hal ini, karena melihat perkembangan Covid-19 di Kepulauan Nias yang tiba-tiba melonjak dari zona hijau ke zona merah. Saya pun diminta bertemu para Sekda se Kepulauan Nias membahas upaya menekan dan menanggulangi penyebaran Covid-19 ini dan bagaimana menanggulanginya,” ujar Sekdaprov.

Disampaikan Sekda bahwa Gubsu berharap wilayah Kepulauan Nias bisa kembali masuk zona hijau dengan cara penanganan bersama menjadi satu kesatuan. Meskipun masing-masing kabupaten/kota telah terbentuk Gugus Tugas, perlu ada semacam ikatan agar Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan dapat terinformasikan dan tertangani.

Misalnya menurut Sekda, jika satu daerah membutuhkan penanganan yang berkaitan dengan daerah lain, tidak lagi merasa bahwa itu urusan masing-masing, melainkan terintegrasi satu sama lain.

iklan

Terkait Kepulauan Nias yang punya potensi pariwisata, Sabrina menekankan pentingnya disiplin protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak interaksi serta menjauhi kerumunan. Di masa adaptasi kebiasaan baru, pemeriksaan pengunjung yang hendak masuk Kepulauan Nias melalui bandara dan pelabuhan harus diperketat.

Tercatat, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli mencapai 71 orang dengan jumlah pasien sembuh 28 orang dan empat meninggal. Di Nias Barat, ada empat kasus konfirmasi dan satu orang sembuh.

Di Nias Utara, terdapat 11 kasus konfirmasi dengan kesembuhan tujuh orang. Selanjutnya, Nias Selatan terdapat tiga kasus konfirmasi serta Kabupaten Nias ada empat kasus konfirmasi positif Covid-19.

Senada itu, Ketua Tim Monitoring Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Mebidang Arsyad Lubis menyampaikan penanganan kesehatan di masa pandemi harus menyeluruh dilakukan, termasuk melibatkan TNI/Polri untuk mengamankan langkah pengamanan. Misalnya proses pemulasaran jenazah perlu diamankan karena beberapa kasus terjadi penolakan.

Begitu juga penekanan oleh Kadisbudpar Sumut Ria Telaumbanua, langkah lanjut membentuk semacam satgas seperti yang dilakukan untuk kawasan Mebidang (Medan, Binjai, dan Deliserdang) sangat penting. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan