Razia ‘Malam’, Tim Satgas Covid-19 Bubarkan Aktivitas Hiburan

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan personil gabungan Satpol PP, TNI/Polri, dan Dinas Pariwisata dari Tim Satgas Covid-19 Medan, Binjai, dan Deliserdang (Mebidang) merazia sejumlah tempat hiburan malam dan rumah makan di Kota Medan yang ramai pengunjung, Sabtu (26/9) malam.

Beberapa di antaranya dibubarkan paksa karena melanggar protokol kesehatan. Adapun lokasi target operasi tim antara lain Jalan Pattimura, Jalan Dr Mansyur, Jalan Sei Batang Hari, Jalan Merak, Jalan Kapten Muslim, Jalan H Misbah, Jalan SM Raja, dan lainnya. Tindakan tegas diberikan kepada pengelola tempat hiburan malam dan kafe yang menjadi tempat nongkrong.

Wakil Ketua Satgas Pengendalian Pendisiplinan Protokol Kesehatan Mebidang, Kolonel Inf Azhar Mulyadi, mengatakan tidak akan segan-segan menutup tempat usaha rumah makan, restoran atau tempat hiburan yang tidak mengindahkan peringatan. Terutama mereka yang sudah diberikan Surat Peringatan (SP) 1 dan 2.

“Jaraknya dua minggu setelah kita lakukan pendisiplinan protokol kesehatan di Kota Medan, malam ini kita akan datangi kembali tempat usaha yang sudah kita berikan SP. Bila tidak mengindahkan, kita akan bubarkan keramaian di sana dan usahanya ditutup sementara waktu,” tambah Azhar.

Azhar bersama tim turut mendatangi rumah makan dan restoran yang berada di sekitar jalan Kapten Muslim. Satu demi satu lokasi dicek sudah memenuhi protokol kesehatan, seperti melarang pengunjung masuk tanpa masker, menyediakan tempat cuci tangan, membedakan pintu masuk dan keluar hingga mengatur jarak meja.

iklan

Di Pusat Kuliner Mega Park Foodcourt, terlihat pengeloloa tidak memberlakukan jaga jarak antar-pengunjung. Hal itu membuat Azhar bertindak tegas dan meminta Dinas Pariwisata Medan untuk memberikan SP ke-2.

“Sudah dua minggu dari hari pertama saya ke sini, bukan makin baik penerapan protokol kesehatanya, malah makin banyak orang berkumpul tanpa jaga jarak. Tolonglah bantu kami, ini semua untuk kebaikan kita bersama. Saya bisa saja tutup lokasi ini, tapi saya pikirkan juga nasib pegawai,” tegas Azhar.

“Maafkan kami pak, beri saya kesempatan untuk memperbaiki penerapan protokol kesehatan di sini,” ujar Pengelola Megapark Foodcourt, Wiliam Soedibio.

Tim 2 yang dipimpin Mayor Inf Marlon didampingi Sertu (K) Geby Elvina Purnama menyasar sejumlah kafe di Jalan Dr Mansyur, seperti Warunk Everyday, Ben’s, dan Champion. Dari lokasi itu, tim membubarkan pengunjung yang memenuhi tempat makan minum tersebut.

“Ini tidak mengindahkan protokol kesehatan, jarak tempat duduknya tidak dijaga. Jadi kami minta semua berdiri dan tinggalkan tempat,” kata Mayor Marlon didampingi Sertu (K) Geby Purnama. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan