PSMS Kalah, Nasib Philep Hansen di Ujung Tanduk

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – PSMS Medan harus menelan pil pahit usai kalah atas Rendom FC 1-0 dalam laga uji coba ketiga di Stadion Teladan Medan, Rabu (16/9) malam. Gol tunggal Rendom FC dicetak oleh M Irsan di menit 52.

Usai pertandingan yang disaksikan langsung oleh Pembina PSMS yang juga Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi, teriakan “PH Out” oleh suporter langsung menggema. Tentunya hal ini wajar dilakukan mengingat tim bertabur ‘bintang’ seperti Ayam Kinatan takluk dari tim amatir.

Terkait hasil ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengakui sebenarnya laga kontra Rendom FC sangat penting bagi tim asuhan Philep Hansen. Hanya saja memang kelihatan pemain kewalahan, karena kerja sama tim tidak berjalan.

“Terutama di lapangan tengah, gelandangnya yang bagi bola tidak ada, alias kosong di tengah. Kemudian tipe main Eli Nasoka dan Paulo Sitanggang sama saja, tidak ada yang seperti Legimin Raharjo,” terangnya.

“Jadi kalau Eli main, tentu Paulo jadi cadangan atau sebaliknya. Sementara itu, PSMS juga tidak punya pemain jangkar,” tambah pria yang akrab disapa King ini.

iklan

Julius juga mengakui pemain bertanding tidak seperti biasanya. Ditanya seputar nasib pelatih, King mengakui pembina PSMS meminta ada perombakan pemain. Dengan masuknya Gomes de Oliviera sebagai Direktur Teknik PSMS, manajemen akan rapat Kamis (17/9) besok.

Sebelumnya, PSMS telah melakoni laga uji coba dengan PS AD (2-2) dan Gumarang (3-1). Jelang kick off Liga 2 Indonesia 2020 pada 17 Oktober mendatang, PSMS masih akan menggelar dua laga uji coba lagi.(wol/ari/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan