Positif Narkoba, Reza Artamevia Minta Maaf

Foto: TrandAsia
Iklan

Waspada.co.id – Penyanyi hits tahun 90-an, Reza Artamevia mengungkapkan permohonan maafnya pasca tertangkap karena kasus narkoba. Hal ini disampaikannya pada konferensi pers yang diadakan Polda Metro Jaya, Minggu pagi (6/9).

Reza tampak sedang mengenakan baju tahanan berwarna orange dan memakai masker. Ia membawa secarik kertas yang berisi permohonan maaf kepada anak-anak hingga keluarga besarnya.

“Izinkan saya Reza Artamevia, pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, kepada anak-anak saya Zahwa dan Aliya.” ucap Reza sebagai kalimat permohonan awal.

Ia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada orang tua, adik-adiknya, keluarga besar, guru-guru, para sahabat hingga para kerabatnya yang selama ini turut mendukung karirnya di industri musik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut dia mengaku bersalah karena tersandung kasus narkoba dan menurutnya ini adalah pelajaran yang berharga bagi dirinya sendiri. Ia meminta agar tidak ada pihak yang mencontoh perbuatannya tersebut.

iklan

“Semoga kesalahan ini tidak dicontoh oleh siapa pun juga dan menjadi pelajaran berharga buat saya khususnya. Mohon doanya sekali lagi,” ujar Reza.

Diberitakan sebelumnya, Reza ditangkap oleh penyidik di sebuah restoran di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (4/6). Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan 0,78 gram sabu-sabu yang ditemukan berada di tas Reza sebagai barang bukti.

“Rp1,2 juta dia beli, 1 klip beratnya 0,78 gram sabu-sabu itu masih kita lakukan pengecekan ke labfor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9).

Dia mengatakan bahwa dalam penangkapan itu, pihak kepolisian turut mengamankan dua orang rekan Reza yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Keduanya pun turut diperiksa sebagai saksi saat penangkapan dan segera dilakukan tes urine. Hasilnya, hanya Reza Artamevia yang positif sabu. Saat ini pun, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap seorang buron berinisial F yang diduga menjadi pengedar sabu untuk Reza.

Atas perbuatannya, Reza Artamevia dijerat pasal 112 ayat 1 subsider pasal 123 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (cnnindonesia/jul/data3)

Iklan