Polisi Tangkap Artis Jebolan Indonesia Idol Terlibat Investasi Bodong

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Unit Reskrim Polsek Percut Seituan menangkap jebolan Indonesian Idol 2012 berinisial AZ (28) diduga melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi bodong.

“AZ kita tangkap di rumahnya di Jalan M Syahbudin Yatim, Kecamatan Medan Labuhan,” kata Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Pripurna Atmaja, Sabtu (12/9).

Menurutnya, penangkapan AZ berdasarkan laporan korban Herman Rumapea (35) warga Jalan Pukat VIII, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (19/8) lalu.

Dalam laporannya tersebut, lanjut Ricky, Herman Rumapea menjadi korban penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan AZ di Jalan Medan-Batangkuis, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, 16 Maret 2020.

Adapun cara yang dilakukan tersangka AZ dengan memposting penawaran investasi dengan iming-iming investasi sejumlah keuntungan di akun media sosialnya untuk menarik perhatian dari korban.

iklan

Dalam postingan tersebut, Ricky menerangkan tersangka AZ menyampaikan apabila investasi uang sebesar Rp5 juta maka dalam waktu 3 hari menjadi Rp7 juta. Lalu bila investasi uang sebesar Rp 50 juta, maka dalam sebulan menjadi Rp75 juta.

“Saat itu, korban tergiur karena profit dalam jangka singkat mendapatkan keuntungan 40 persen. Setelah tergiur kemudian korban mengirimkan uang miliknya secara bertahap melalui rekening terlapor (tersangka),” terangnya.

Ricky menerangkan, korban pertama kali mengirimkan uang sebesar Rp5 juta kemudian dalam jangka 3 hari terlapor (tersangka) memulangkan uang sebesar Rp7.000.000,-. Selanjutnya korban mulai percaya dan langsung mengirimkan uang ke rekening terlapor (tersangka) dengan nominal yang lebih besar.

“Setelah sebulan korban berusaha menghubungi terlapor (tersangka), namun terlapor memutuskan kontak. Dalam kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp125.910.000,” ujarnya.

Selain menangkap tersangka AZ, Ricky menambahkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti rekening koran dari korban Herman Rumapea, bukti transfer ke rekening tersangka AZ, surat pernyataaan perjanjian 1 lembar, screen shoot postingan Investasi yang dibuat AZ, screen shoot percakapan Herman Rumapea dan AZ, rekening koran dari AZ, dan HP AZ.

“Dalam kasus ini tersangka AZ dikenakan Pasal 378 atau 372 KUHPidana,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan