Polisi Bekuk Residivis Pelaku Curanmor

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Syahril Bin Hasyim (50) residivis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang baru saja mendapatkan remisi bebas pada Agustus lalu kembali ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota.

Pasalnya, warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, ini diringkus setelah mencuri sepeda motor milik Suwati (35) warga Medan Perjuangan di Komplek Multatuli, Kecamatan Medan Maimun.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengatakan aksi pencurian tersangka dilakukan pada Jumat (4/9) sekira pukul 09.45 WIB. Saat itu, korban yang keluar dari kantornya tidak lagi menemukan sepeda motornya yang diparkir dalam keadaan stang terkunci.

“Modusnya, pelaku menyewa mobil, kemudian berkeliling. Setelah mendapatkan sasarannya, pelaku pun memarkirkan mobilnya, lalu mencuri sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku kembali mengambil mobilnya yang diparkir,” katanya, Sabtu (12/9).

Riko menjelaskan, korban yang tidak terima dengan kejadian ini, lantas melaporkannya ke Polsek Medan Kota. Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, didapatkan informasi bahwa pelaku kembali muncul di lokasi kejadian pada, Selasa (8/9).

iklan

“Sehingga pelaku langsung berhasil diamankan,” ujarnya.

Saat diinterogasi, lanjut Riko, tersangka mengakui perbuatannya dan menjual sepeda motor korban kepada seseorang bernama Panji melalui Ucok di kawasan Marendal.

Namun saat dilakukan pengembangan ke daerah tersebut untuk mencari penadahnya, tersangka melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga harus diberikan tindakan tegas ke kakinya.

“Selain di Komplek Multatuli, pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian serupa satu kali di Jalan Merbau belakang Plaza Medan Fair, dan dua kali di Jalan Diponegoro,” bebernya.

Riko menambahkan, dari pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 1 unit mobil, sepasang pakaian, kunci leter Y beserta dua buah anak kunci, handphone, dan sepeda motor Honda Beat BK 5587 AIC, dua lembar STNK, dan rekaman CCTV.

“Terhadap pelaku, akan dijerat Pasal 363 KUHPidana,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan