Polisi Bekuk 8 Anggota BNN Gadungan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Medan Sunggal, menangkap delapan anggota BNN (Badan Narkotika Negara) gadungan sudah berulangkali melakukan tindak pidana pencurian dan kekerasan di sejumlah lokasi.

Ke delapan tersangka ditangkap di Jalan Ringroad, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, tepatnya di SPBU.

Mereka itu masing-masing berinisial MB alias B (34) komandan BNN gadungan memakai seragam Polri berpangkat Briptu memakai simbul Polres Labuhanbatu warga Jalan Musyawara B, Gang Ngadri, Dusun II, Desa Siintis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

S alias L (40) buruh bangunan memakai baju kaos coklat bertulisan Polisi warga Jalan Irian Barat, Pasar VII Sampali, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang. Wanita K (18) memakai pakaian sipil hitam putih bertugas sebagai penyidik.

YAL alias L (20) karyawan swasta memakai baju kaos bertulisan Polisi warga Jalan Jati Rajo, Pasar VII, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, DK (36) buruh bangunan memakai baju kaos bertulisan Polisi warga Jalan Sientis, Dusun II, Desa Seintis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

iklan

Kemudian RE (40) memakai baju kaos bertulisan Polisi warga Jalan Masjid Jamik, Dusun II, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, DAW (25) buruh bangunan memakai baju kaos bertulisan Polisi warga Dusun V Sidoloksono, Desa Seintis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang.

Terakhir E alias P (32) wiraswasta memakai baju kaos warna coklat bertulisan Polisi warga Dusun II Musyawarah B, Desa Seintis, Kecamatan Percut Seituan.

Dari para tersangka polisi menyita barang bukti, 1 senjata api rakitan jenis Pistol, 1 senjata Pistol mainan, 8 buah KTA berlogo BNN (Badan Narkotika Nasional), 1 buah Lakban Coklat, 1 buah Borgol, 1 sepeda motor Honda Vario warna hitam BK 4801 PBH, 1 mobil Toyota Kijang LGX BK 1374 DS, beberapa dokumen yang berisikan SPP (Surat Perintah Penangkapan) palsu, 1 buah Rompi Polri, 1 buah topi Polri, 7 buah kaos Polri dan 1 buah seragam Polri lengkap dengan Atribut dan lainnya.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Kamis (10/9) mengatakan berawal pada Selasa (8/9) sekira pukul 18.00 WIB personil mendapat informasi adanya anggota BNN gadungan tersebut.

Selanjutnya tim dpimpin Kanit Reskrim, AKP Budiman Simanjutak, langsung melakukan penyelidikan bahwa tersangka meminta sejumlah uang, berkat kesigapan petugas dan sekira pukul 23.00 WIB, tersangka berhasil diamankan di Jalan Ringroad dekat SPBU.

“Waktu itu korban sedang duduk di atas sepeda motor tiba-tiba datang tersangka S alias L yang pada saat itu memakai kaos Polri dan memegang senjata api mendekati korban sambil mengatakan jangan lari, lalu tersangka mengejar korban untuk dibawa,” katanya.

Lebih lanjut, Yasir mengungkapkan tersangka YAL, RE, DAW menunggu dalam mobil lalu sepeda motor korban diangkat bersama-sama untuk dinaikan ke dalam mobil. Sedangkan YGL dan wanita K melihat-lihat di lokasi kejadian.

“Dengan gerak cepat, petugas tersangka berhasil disergap berikut barang buktinya. Dalam pengembangan mereka dibawa ke Mapoosek. Sedangkan pelapor Sungkono (47) warga Jalan Binjai Km 10,5 Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, kini sudah membuat pengaduan.

“Dalam kasus ini ke delapan anggota BNN gadungan ini dikenakan Pasal 365 ayat 2 KHUPidana dengan hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (wol/lvz/Gacok/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan