Pemerintah Saudi Segera Putuskan Negara Mana Saja yang Bisa Umrah

Ilustrasi Ka'bah (dok. AFP/Abdel Ghani Bashir)
Iklan

MEKAH, Waspada.co.id – Pemerintah Arab Saudi akan mengambil keputusan negara mana saja yang diizinkan mengirim jemaah umrah. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh Benten, mengungkapkan hal tersebut pada Minggu (27/9).

Pengumuman tersebut menyusul pernyataan Kementerian Dalam Negeri sebelumnya yang menuturkan bahwa Saudi akan mengizinkan jemaah asing memasuki Kerajaan ketika umrah dibuka kembali pada 1 November mendatang.

Selain itu, Kemdagri juga mengumumkan bahwa secara bertahap, umrah akan diizinkan dengan jumlah jemaah terbatas terhitung mulai 4 Oktober.

Merujuk pengumuman tersebut, Benten mengatakan hanya 12 kelompok jemaah yang diizinkan melakukan umrah dalam waktu 24 jam di tahap pertama itu. Masing-masing dari 12 kelompok terdiri dari 500 jemaah dalam sehari.

Pada tahap pertama, warga negara Arab Saudi dan ekspatriat Kerajaan akan diizinkan melakukan umrah dengan kapasitas 30 persen atau 6 ribu jemaah per hari. Jumlah itu sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Masjidil Haram.

iklan

“Jemaah akan dibagi ke dalam kelompok dan setiap kelompok akan didampingi oleh tenaga kesehatan di Masjidil Haram. Hanya jemaah dengan usia antara 18 dan 65 tahun yang diperbolehkan pada tahap pertama,” ujar Benten, seperti dikutip dari Al Khaleej Today, Senin (28/9).

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada biaya yang dibebankan untuk penerbitan izin umrah.

“Tidak ada jemaah umrah yang diizinkan memasuki Masjidil Haram di Mekah tanpa menyelesaikan prosedur masuk melalui aplikasi seluler ‘I’tamarana’, dan ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan jemaah,” ujarnya.

Dia menambahkan solusi alternatif sudah disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi kendala teknis terkait aplikasi tersebut.

Jemaah domestik yang meliputi warga negara Arab Saudi dan ekspatriat beserta keluarganya di Kerajaan sudah diizinkan mengunduh aplikasi I’tamarana mulai pekan ini dan mendaftarkan nama mereka.

Aplikasi tersebut tersedia baik bagi pengguna sistem operasi iOS maupun Android. (cnn/data3)

Iklan