PAN Harus Jadi Partai Terdepan Menangkan Bobby-Aulia di Pilkada Medan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara, Yahdi Khoir Harahap, mengatakan PAN bertanggung jawab penuh untuk memenangkan pasangan, M Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman, menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 9 Desember 2020 mendatang.

“Ini pesan Ketua Umum kita, Zulkifli Hasan. PAN harus menjadi partai terdepan memenangkan pasangan, Bobby-Aulia,” harap Yahdi Khoir Harahap dalam sambutannya pada Konsolidasi dan Silaturrahim DPD, DPC, DPRt dan Organisasi Otonom (Ortom) PAN se-Kota Medan di Emeral Garden Hotel, Jalan Kol Yos Sudarso Medan, Selasa (15/9) malam.

PAN, kata Yahdi, punya potensi besar di Kota Medan. Berdasarkan hasil Pileg, PAN di Kota Medan mampu meraih 111 ribu lebih suara. “Kita punya 21 DPC dengan asumsi sebanyak 30 orang, berarti ada sekitar 700 orang. DPRt 151 dengan asumsi sebanyak 50 orang, berarti sekitar 7.550 orang ditambah fungsionaris DPD berarti ada sekitar 8.285 orang. Kalau Pileg, rasionya 1 mencari 15 orang, kenapa pula di Pilkada kita tidak bisa 1 kader mencari 30 orang. Itu tidak sulit, yang penting mau bersungguh-sunggung bekerja keras memenangkan pasangan, Bobby-Aulia.Tim harus tetap solid, bangun simpul-simpul, karena kunci sukses itu adalah tim yang kuat dan solid,” terang Yahdi.

Saat sebelum diputuskan, sebut Yahdi, para kader masih banyak pemikirannya. “Nah, sekarang sudah jelas karena partai sudah memutuskan. Kita harus kembali kepada rel yang satu, kita harus patuh kepada keputusan partai. Kita harus Sami’na Wa Atho’na. Kalau kita sungguh-sungguh kerja keras, Insya Allah akan lahir pemimpin Kota Medan yang baru,” tegas Yahdi.

PAN, sambung Yahdi, dalam memutuskan mendukung pasangan, Bobby-Aulia, buka tanpa pertimbangan. Tetapi, katanya, banyak aspek yang dilakukan secara komperhensif dan rasional.

iklan

“Kita butuh pemimpin yang kuat. Medan tidak hanya sekedar menjadi kota metropolitan, tetapi warganya nyaman berada didalamnya. Kita menaruh harapan besar pada pasangan, Bobby-Aulia, untuk merubah Medan ke arah yang lebih baik dari sekarang. Bobby-Aulia bisa menjawab semua kegelisahan ini,” harap Yahdi.

Sementara Ketua DPD PAN Kota Medan, HT Bahrumsyah, menyampaikan persoalan Kota Medan saat ini adalah pengambil kebijakan tidak berani mengeksekusi hasil sebuah keputusan. “Peraturan banyak, tapi tidak bisa dieksekusi. Ketika dieksekusi, ada intervensi. Akibatnya, peraturan itu tidak berjalan, sehingga kepemimpinan menjadi “tersandera”,” kata Bahrumsyah.

Pemimpin kedepan, kata Bahrumsyah, harus berani mengambil kebijakan tanpa adanya intervensi. “Jika berani mengeksekusi sebuah kebijakan, pasti Medan akan berubah. Inilah alasan mengapa PAN menjatuhkan rekomendasi dukungan kepada pasangan, Bobby-Aulia. PAN tidak ingin pemimpin kedepan tidak berani mengeksekusi kebijakan,” katanya.

Kota Medan yang sudah sangat tua, sebut Bahrumsyah, banyak sematan yang melekat dengannya, seperti kota sejuta lubang dan kota terjorok. “Padahal anggaran cukup besar tapi tidak ada perubahan. Program pembangunan tidak terlaksana, kepemimpinan tersandera karena adanya intervensi,” ujarnya.

Apalagi, tambah Bahrumsyah, calon Wakil Wali Kota (Aulia Rachman, red) merupakan perwakilan Medan bagian utara. Medan bagian utara jangan lagi menjadi dapur, tetapi harus menjadi halaman depan. “Kota manapun di dunia, tidak ada laut itu menjadi halaman belakang,” ujarnya.

Kepada para kader, Bahrumsyah, mengajak untuk tegak lurus, bahu-membahu memenangkan pasangan, Bobby-Aulia di Pilkada Medan. “PAN berharap, Bobby-Aulia, bisa menjawab semua ini. Jika pemimpin berani mengeksekusi kebijakan, Medan akan jadi betul-betul berkah dan pasti kondusif,” kata Bahrumsyah.

Sedangkan, Bobby Nasution, didampingi Aulia Rachman, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PAN yang telah menjatuhkan rekomendasi dukungan untuk maju dan bertarung dalam Pilkada Kota Medan.

Bobby mengaku, dirinya bersama Aulia Rachman, tidak ada ambisi lain maju sebagai kontestan di Pilkada Medan, kecuali hanya untuk membangun. “Memang, Medan bagi utara itu harus menjadi halaman depan, bukan halaman belakang seperti selama ini,” kata Bobby.

Bobby juga mengaku, dirinya bersama Aulia Rachman akan mengajarkan kepada masyarakat Kota Medan melihat apa dan berapa yang dikelola, sehingga masyarakat menjadi tahu tentang program pembangunan itu.

“Kami tidak banyak berjanji, kami ingin birokrasi bersih dan transparan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Medan, karenanya kepada kawan-kawan di PAN, mohon dukungannya untuk sama-sama berjuangan memenangkan kami,” pinta Bobby.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan