Nawal Dorong Dharma Wanita Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara, Nawal Edy Rahmayadi, membuka resmi Workshop Virtual Leadership. Pada kesempatan tersebut, Nawal menekankan pentingnya pengembangan kepemimpinan untuk Dharma Wanita.

Pada acara yang bertema Kepemimpinan Diri untuk Bahagia dan Sukses tersebut, Nawal menyebutkan Dharma Wanita akan selalu berhadapan dengan masyarakat yang memiliki berbagai kondisi. Karena itu, Dharma Wanita dituntut memiliki kemampuan memimpin.

“Khususnya ibu-ibu yang kebetulan pemimpin, wakil pemimpin, sekretaris, dan lain-lain. Latihan leadership atau kepemimpinan ini akan memberikan kita wawasan menciptakan dan menjalankan kepemimpinan diri untuk sukses dan bahagia,” kata Nawal di Kantor DWP Provinsi Sumut, Jalan Teuku Cik Ditiro Medan, Rabu (16/9).

Nawal mengakui para ibu Dharma Wanita memiliki kesibukan sendiri sebagai ibu rumah tangga, namun dia berharap workshop seperti ini mampu memberikan ilmu dan masukan kepada mereka. Nawal optimis ibu-ibu Dharma Wanita mampu mengelola diri menjadi pemimpin dan juga ibu rumah tangga.

Ketua DWP Provinsi Sumut, Linda Haris Lubis, berharap workshop ini menjadi pemicu meningkatkan kinerja Dharma Wanita se-Sumut. Dengan begitu, Dharma Wanita memberikan kontribusi untuk pembangunan Sumut.

iklan

“Saya berharap ibu-ibu Dharma Wanita bisa mendukung kinerja suami dan meningkatkan kinerja Dharma Wanita di unit kerja masing-masing. Dengan begitu, kita akan membantu pembangunan menuju Sumatera Utara yang Bermartabat,” kata Haris.

Muhammad Khairil, salah satu narasumber, mengatakan kepemimpinan menjadi faktor utama dalam keberhasilan organisasi tersebut. Pemimpin organisasi harus mampu mengayomi anggota-anggotanya dan juga mendorong mereka untuk bekerja maksimal.

“Pemimpin dalam sebuah organisasi itu krusial, harus memiliki kemampuan memaksimalkan anggotanya. Dia juga harus menjadi panutan dan mampu mengayomi. Bila tidak, organisasi itu tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu penting ibu-ibu Dharma Wanita memiliki pengetahuan tentang kepemimpinan,” sebut Khairil. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan