Mahfud MD Harap Kasus Sengketa Pilkada Serentak Diproses Lebih Cepat

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD (Foto: ist)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, Mahkamah Agung (MA) akan berusaha upayakan untuk memproses kasus sengketa Pilkada dengan waktu yang lebih cepat, sehingga tidak molor dari jadwal. Hal ini disampaikan Mahfud MD usai bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Ketua KPU Arif Budiman, dan Ketua Bawaslu Abhan, di gedung MA, Jakarta Pusat.

“Tadi kami semua bertemu dengan pimpinan MA, lengkap tadi ada ketua dan wakil ketua MA. Kami memastikan tentang jadwal peradilan, jika ada sengketa Pilkada. Karena terjadi kemunduran waktu Pilkada, maka kemudian kita perlu penyesuaian waktu,” ujar Mahfud MD dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9).

Menurut Mahfud MD, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya sengketa Pilkada serentak yang akan digelar Desember mendatang. Dia mengatakan, MA akan memenuhi waktu yang disampaikan agar sesuai dengan waktu yang disusun KPU dan didukung oleh pemerintah.

Dia melanjutkan, semua akan dipersiapkan mulai dari perangkat peradilan, sarana prasarana fisik dan jaringan untuk mendukung pelaksanaan ini.

Dia menambahkan, sebagai payung hukum dalam percepatan proses penyelesaian sengketa Pilkada, MA juga sepakat akan segera membuatkan peraturan sehingga selambat-lambatnya tanggal 9 November seluruh perkara itu sudah diputus.

iklan

“Harapannya perkara itu tidak banyak. Bahwa ada perkara nanti, mudah-mudahan selesai di Bawaslu. Seumpama tidak selesai di situ, inilah pentingnya MA menjaga agar tidak melampui waktu,” kata mantan ketua MK ini.

Sementara itu, Abhan menambahkan, kesiapan untuk bisa memproses kasus sengketa Pilkada dengan waktu yang paling singkat.

“Jadi soal waktu ini, masing masing lembaga akan memakai waktu yang efektif, karena waktunya pendek. Misalnya Bawaslu punya waktu 12 hari kalender, maka semaksimal mungkin kami akan kami upayakan tidak sampai 12 hari. Mahkamah Agung juga akan berupaya demikian,” ujar Abhan. (merdeka/ags/data3)

Iklan