Liga 2 Resmi Ditunda Sebulan, PSMS ‘Tekor’ Rp500 Juta

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – PSSI sudah memutuskan untuk menunda kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia tahun ini. Keputusan ini diambil usai Polri tidak memberikan izin keamanan terkait masih meningkatnya jumlah korban Covid-19.

“Kami hormati dan memahami keputusan Polri atas dasar pertimbangan keamanan dan keselamatan. Kami berharap sebulan ke depan ada tanda-tanda baik supaya bisa mulai digelar lagi,” ucap Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat jumpa pers via zoom, Selasa (29/9).

Terkait keputusan PSSI ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengakui otomatis beban tim bertambah. Kalau hitung-hitungan, menurut Raja, Ayam Kinantan mengalami kerugian kurang lebih Rp500 juta.

“Tadi katanya akan menambah subsidi Rp150 juta. Sementara itu, kebutuhan kami mulai dari catering dan lainnya kurang lebih Rp650 juta per bulan. Artinya, kami tekor Rp500 juta,” tegas pria akrab disapa King ini kepada Waspada Online.

King juga menilai keputusan ini diambil agar klub-klub cooling down dulu. Karena pertanyaannya, kalau pandemi terus berlanjut apakah Liga 1 maupun Liga 2 tetap digelar? Kan ini jadi pertanyaan besar.

iklan

“Intinya, ini menambah beban tim operasional tim. Di sisi lain, solusi terkait pendanaan tim saja tidak ada,” tutupnya.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020 yang rencananya dimulai pada Oktober mendatang terancam batal. Pasalnya, Polri tidak mengeluarkan izin keamanan. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, salah satu alasan tidak mengizinkan kompetisi bergulir karena situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda. (wol/ari/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan