Kibal Dilaporkan ke Polisi Aniaya Warga

Foto: Korban Bersama Bukti Laporan (WOL Photo)
Iklan

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Belum lagi selesai perkara yang sedang dijalani, H Muhammad Ikbal Batubara alias Kibal kembali dilaporkan ke Polsek Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Pasalnya, ia telah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga bernama Ibrahim alias Rahim berdasarkan laporan polisi yang tertuang dalam Nomor: LP/23/IV/2020/Poldasu/ Res Tj Balai/Sek ST Raso, Tanggal 2 April 2020.

Ibrahim mengatakan, kasus penganiayaan yang dialami sekira lima bulan lalu. Menurutnya, saat itu ia tengah membantu rekannya yang terjatuh dari sepeda motor tepatnya di Jalan Esdengki atau Jalan Beting Seroja.

“Ketika aku membawa teman yang terjatuh dari kendaraannya ke klinik di saat bersamaan datang H Kibal menemuiku,” katanya saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (9/9).

Lebih lanjut, Ibrahim menerangkan setelah bertemu ia pun dibawa H Kibal ke salah satu warung nasi tidak jauh dari klinik. Setibanya di warung secara tanpa sebab langsung H Kibal melakukan penganiayaan.

iklan

“Saat di warung aku ditanya apakah adik atau abangnya si Rahmad. Lalu aku jawab aku adiknya Rahmad. Nah, saat itu juga aku dipukuli H Kibal hingga babak belur,” terangnya.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, Ibrahim mengaku langsung melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Sei Tualang Raso.

“Ya sudah aku laporkan H Kibal ke polisi bang. Aku berharap agar pelaku secepatnya ditangkap,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sei Tualang Raso, Iptu Eko Hadi Ranto, saat dikonfirmasi membenarkan laporan korban. Saat ini kasusnya tengah dalam penyelidikan.

Diketahui, H Muhammad Ikbal Batubara alias Kibal saat ini sedang ditahan di Polres Tanjungbalai karena terlibat kasus penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap korbannya Evin Edward Sitorus. Bahkan, saat ini berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejari Tanjungbalai.

Selain itu, Kibal merupakan residivis setelah divonis selama 2 tahun oleh Pengadilan Tanjungbalai karena terbukti menganiaya korbannya bernama Ardiansyah Putra di Kandang Lembu Mandurasa pada 2017 silam.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan