Ketum DPP PMS Bersama Bobby Ziarah ke Makam Guru Patimpus

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Umum DPP Pemuda Merga Silima (PMS) Indonesia, Mbelin Brahmana, bersama Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, berziarah ke Makam Guru Patimpus di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (25/9).

Turut hadir dalam ziarah makam itu Ketua PMS Kota Medan Isra Milala, Joni Sitepu, Ketua Harian Satgas PMS Sumut dan Ketua Harian DPD Satgas PMS Sumut dan Ketua PC FSPTI-KSPSI Kota Medan, Marthin L Bangun.

Marthin L Ketua Harian DPD Satgas PMS Sumut dan Ketua PC FSPTI-KSPSI Kota Medan

PC FSPTI-KSPSI Kota Medan Marthin L Bangun, bersama ratusan kader Pemuda Merga Silima Indonesia dan FSPTI-KSPSI Kota Medan.

Dalam sambutannya, Mbelin Brahmana mengatakan kedatangan Bobby dan Aulia Rachman berziarah sebagai bentuk kepedulian terhadap para pendiri, leluhur Kota Medan yaitu Guru Patimpus.

iklan

Menurutnya, besarnya nama Kota Medan ini tidak terlepas dari jasa-jasa Guru Patimpus semasa hidupnya.

“Oleh karena itu, kami dari DPP Pemuda Merga Silima Indonesia, FSPTI-KSPSI Kota Medan, merasa senang melihat kedatangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman sebagai Calon Wali Kota dan Wali Kota Medan berziarah ke makam Guru Patimpus sebagai bentuk kepedulian terhadap sosok leluhur kami Suku Karo,” katanya.

Mbelin berharap, kedepannya apabila Bobby dan Aulia terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan membawa Kota Medan semakin maju.

“Kami yakin Bobby dan Aulia akan membawa Medan semakin maju. Hal ini dibuktikan dengan belum lagi menjadi pemimpin di Kota Medan sudah mendatangi pendiri Kota Medan sebagai landasan mengingat sejarah,” harapnya.

Sementara itu, Bobby Nasution mengungkapkan niatan berziarah ke makam Guru Patimpus sebagai pembelajaran sejarah.

“Semoga amalan almarhum Guru Patimpus diterima Allah SWT semasa hidupnya. Kita ziarah supaya tahu sejarah Kota Medan. Tahu bagaimana perjuangan pahlawan Kota Medan. Kita harus hargai perjuangan itu. Kita lanjutkan pembangunan yang selama ini belum maksimal,” katanya.

Dengan peran Guru Patimpus yang sangat tinggi bagi berdirinya Kota Medan, Bobby menyayangkan makamnya terkesan tidak terurus.

Maka itu, ia merasa dibutuhkannya koordinasi luar biasa, termasuk dengan Pemkab Deliserdang untuk berkolaborasi membenahi areal pemakaman Guru Patimpus. Sebab areal yang ada selama ini kurang layak. Jika dibenahi maka areal pemakaman itu bisa jadi situs sejarah.

“Di situlah kita butuh pemimpin yang kuat. Yang bisa berkoordinasi dengan baik dengan semua pihak,” tegas Menantu Presiden Joko Widodo itu.

Ditambahi Aulia Rachman, mereka berdua berusaha semaksimal mungkin akan jadikan makam Guru Patimpus sebagai situs sejarah.

“Mohon doakan kami dan dukungan agar bisa membenahi. Soal Guru Patimpus jangan patung aja besar di Medan, makamnya tidak diperhatikan,” jelasnya.

Diketahui, Guru Patimpus adalah warga bersuku Karo lahir pada 1540. Guru Patimpus meninggal pada 1 Juli 1590 yang kemudian dijadikan hari lahir Kota Medan. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan