Kapoldasu: Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi Bhabinkamtibmas dalam penerapan protokol kesehatan dan Pilkada 2020 di Hotel Garuda Plaza, Selasa (15/9).

Rapat koordinasi yang dihadiri Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Ketua KPU Sumut, Kadis Tanaman Pangan Holtikura Sumut, Bhabinkamtibmas Polda Sumut, Babinsa, kepala desa, dan dibuka langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, didampingi para PJU Polda Sumut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan saat ini kasus positif Covid-19 sudah mencapai 8.526 orang. Penyebaran Covid-19 juga tidak mengenal pangkat, jabatan dan status siapa saja dapat terpapar virus tersebut.

“Unsur 3 pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah) harus berperan aktif dalam mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Beri sanksi sosial berupa tindakan fisik bagi masyarakat yang melanggar namun tetap secara sopan dan humanis,” katanya.

Martuani mengungkapkan, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Yustisi 2020, sudah ada sekitar 1.300 teguran kepada masyarakat yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan.

iklan

“Minggu ini masih kita berikan teguran dan penahanan KTP selama 3 hari bagi para pelanggar. Namun, minggu depan akan kita beri sanksi denda berupa 100 ribu untuk perorangan dan 300 ribu bagi para pelaku usaha,” ungkapnya.

Menurutnya, jika para pelaku usaha masih tidak patuh maka tempat usaha akan ditutup sementara.

Hal ini dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya mematuhi anjuran protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya meminta kepala desa/lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk tegas dan tidak ragu memberikan sanksi jika masih ada masyarakat yang melakukan pelanggaran,” tuturnya.

Dampak dari pandemi Covid-19 juga mengganggu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Martuani meminta kepala desa dan lurah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa menciptakan satgas membentuk kampung tangguh dalam penanganan Covid-19.

Martuani menambahkan sembari mengingatkan agar seluruh personil TNI-Polri dan ASN bersikap netral dalam pelaksanaan pilkada yang akan datang. Tugas sebagai aparatur negara hanya menjami penyelenggaraan Pilkada berjalan aman dan kondusif.

“Siapapun yang terpilih nantinya dia adalah putra-putri terbaik daerah. Mari kita jaga netralitas sebagai aparatur negara dan bekerja sama agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan aman, lancar dan tertib,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan