Jadi Korban Rasisme, Neymar Malah Terancam Sanksi

foto: twitter
Iklan

PARIS, Waspada.co.id – Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, dikabarkan terancam sanksi larangan tampil tujuh pertandingan karena memukul kepala gelandang Olympique Marseille, Alvaro Gonzalez.

Aksi tak sportif itu dilakukan Neymar saat terjadinya keributan antar-pemain di menit-menit akhir laga PSG vs Marseille dalam lanjutan Ligue 1 (Liga Prancis) di Parc des Princes, Senin (14/9) kemarin. Neymar lantas diusir dari lapangan setelah wasit melihat tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR).

Bintang Timnas Brazil itu jadi salah satu dari lima pemain yang terkena kartu merah di laga tersebut. Empat pemain lainnya adalah Leandro Paredes, Layvin Kurzawa (PSG), Jordan Amavi, dan Dario Benedetto (Marseille).

Dikutip dari AFP, pihak French Football League (LFP) menyatakan bahwa hukuman untuk para pemain yang terlibat dalam tawuran tersebut bakal dirilis dalam satu-dua hari ke depan. RMC Sport menyebutkan tindakan Neymar sesuai regulasi bisa berujung sanksi larangan tampil tujuh laga.

“Tindakan agresif yang dilakukan di luar situasi pertandingan dan tanpa menyebabkan cedera pada lawn dapat mengakibatkan sanksi pertandingan tujuh pertandingan,” seperti dikutip RMC Sport.

iklan

Namun, jika alasan Neymar dihukum kartu merah karena percobaan melakukan penyerangan, maka mantan bintang Barcelona itu bisa disanksi larangan tampil hingga enam pertandingan. Saat ini, LFP juga tengah menginvestigasi klaim Neymar yang mengatakan Alvaro bertindak rasisme. Jika terbukti bersalah, Alvaro bisa dihukum larangan tampil hingga 10 pertandingan.

Duel PSG vs Marseille bukan hanya diwarnai lima kartu merah. Wasit sampai mengeluarkan 12 kartu kuning dalam laga yang dimenangi Marseille 1-0. Gol semata wayang tim asuhan Andre Villas-Boas itu dicetak oleh Florian Thauvin. (wol/aa/afp/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan