ITM Dikenakan Sanksi Administrasi Berat, Dilarang Terima Mahasiswa Baru dan Wisuda

Kampus Institut Teknologi Medan (ITM). (WOL Photo/Iman S. Harahap)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kampus Institut Teknologi Medan (ITM) mendapat sanksi administrasi berat dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendikan Tinggi. Hal tersebut tertuang dalam surat bernomor 816/E.E3/WS/2020 tertanggal 26 Agustus 2020.

Surat tersebut dikeluarkan menindaklanjuti perihal permohonan penjatuhan sanksi administratif Institut Teknologi Medan hasil pembahasan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bersama Biro Hukum Kemendikbud dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1.

Demikian diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1, Prof. Dian Armanto saat dihubungi Waspada Online, Selasa (15/9).

“Adanya sengekta yang menimbulkan dualisme penyelenggaraan antara pemangku kepentingan internal badan penyelenggaran, dan sengketa pemangku kepentingan internal badan pengelola perguruan tinggi swasta yang menyebabkan terganggunya pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi,” katanya.

Selain itu, Kemendibud melakukan pembinaan, sanksi tersebut akan dihentikan, apabila Yayasan Pendidikan Sosial Dwi Warna melakukan perbaikan dan penyelesaian sengketa antar pemangku kepentingan dan memastikan hanya ada satu Rektor.

iklan

“Selama jangka waktu pengenaan sanksi, kampus ITM dilarang menerima mahasiswa baru, melakukan yudisium dan wisuda, serta segala bentuk layanan dan bantuan pemerintah semuanya dihentikan,” ucapnya.

Dian membeberkan, sanksi administratif yang diberlakukan terhadap ITM mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7 tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.

“Apabila selama jangka waktu yang ditentukan Institut Teknologi Medan tidak melakukan perbaikan maka akan dikenai sanksi, yakni pencabutan izin penyelenggaraan,” tutupnya. (wol/man/data2)

Editor: Agus Utama

Iklan