Ini Tips Hadapi Resesi Masa Covid-19

Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin.
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Indonesia tengah menjalani resesi saat ini, meski Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut belum merilis pertumbuhan ekonomi kuartal ke tiga.

Namun, Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, menerangkan resesi memang menakutkan tetapi harus siap untuk menghadapinya bahkan untuk kemungkinan terburuk bakal terjadi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu dalam menghadapi resesi.

“Ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Pertama, buat skala prioritas dalam pengeluaran misalnya di saat ini kita berkurang pendapatan, prioritaskan untuk pengeluaran yang sifatnya penting. Contoh, kebutuhan untuk makan terlebih dahulu dan ini sangat tergantung dari kemampuan finansial kita masing-masing,” tuturnya, Selasa (29/9).

Ke dua, pada saat kita melakukan skala priotitas pengeluaran maka pastikan telah memikirkan ketersediaan kemampuan finansial untuk pengeluaran di bulan selanjutnya.

“Kita tidak bisa berpikir bahwa kita hanya berhemat untuk hari ini atau bulan ini saja. Tetapi kita harus berpikir bagaimana menyimpan sebaik mungkin dana yang ada untuk memenuhi kebutuhan di bulan selanjutnya,” jelasnya.

iklan

Ke tiga, bagi masyarakat yang memiliki pengeluaran dengan membeli makanan jadi seperti nasi bungkus, catering dan lain-lain upayakan sebaik mungkin memasak sendiri. Memasak sendiri itu bisa lebih hemat 70 persen dibandingkan kalau kita belanja makanan dari luar.

“Ke empat, jangan membelanjakan pengeluaran yang tidak mendesak. Jangan habiskan uang untuk membeli paket data yang sifatnya tidak mendesak kecuali untuk kebutuhan pendidikan (sekolah online) atau pekerjaan (WFH),” ungkapnya.

Ke lima, jangan gegabah saat mengambil keputusan bisnis. Banyak orang yang bilang disaat susah, dan sulit cari kerja maka kita harus membuka usaha. Saat ini pelaku UMKM menyatakan mereka mengalami penurunan pendapatannya hingga 83 persen.

“Jadi jangan menyimpulkan bahwa jalan keluar untuk mengatasi kesulitan saat ini adalah dengan membuka usaha. Saat kita memproduksi suatu barang maka belum tentu barang tersebut akan mampu dipasarkan karena masyarakat tengah turun daya belinya,” ucapnya.

Selanjutnya adalah menabung memang dianjurkan untuk masyarakat yang ingin menjaga agar tidak terpuruk selama Covid-19. Tetapi buat sebagian masyarakat yang sudah terlanjur sangat kaya, sebaiknya anda tetap berekspansi baik dari sisi hal yang produktif (dunia usaha) atau konsumtif.

“Ke tujuh, hindari tindakan kriminal di tengah masa sulit seperti sekarang atau jangan mudah terprovokasi dengan hasutan-hasutan yang mengarahkan kita untuk menghalalkan apapun dalam memenuhi kebutuhan atau keinginan,” tandasnya. (wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan