Hadapi Pemilu Ala Pandemi, PDIP Sumut Gelar Rakorbid Pemenangan Pilkada

foto: istimewa
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) pemenangan pilkada serentak 2020.

Sekretaris DPD PDIP Sumut, Soetarto mengungkapkan, rapat yang dilakukan secara daring itu guna menggerakkan mesin partai yang tinggal 87 hari lagi.

Tak hanya itu, kata Soetarto, pertemuan tersebut juga membahas strategi pemenangan pemilu yang akan berlangsung pada era pandemi.

“Di samping itu, juga sekaligus melakukan evaluasi dan menyusun formula atau strategi pemenangan pilkada masa pandemi Covid-19, juga terkait penyiapan saksi dan merumuskan kerja-kerja politik kerakyatan,” katanya, Selasa (15/9).

Dikatakannya, Rakorbid tersebut diisi oleh pemaparan narasumber Ketua Badan Pemenangan Pemilu , Mangapul Purba, Wakil Sekretaris DPD Bima Nusa dan Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Sumut, Leo Marbun.

iklan

Menurutnya, PDIP Sumut mesti bersiap menghadapi pengalaman pertama dalam perjalanan demokrasi pada masa pandemi.

“Oleh karenanya, PDIP Sumut mengingatkan semua pihak baik penyelenggara , aparat dan segenap pihak, agar seluruh tahapan pilkada dilaksanakan dengan penuh disiplin dan dedikasi tinggi,” jelasnya.

Dikatakan Soetarto, seluruh pihak harus tetap berkomitmen dan berpedoman pada protokol kesehatan secara tertib, aman dan kondusif.

Soetarto mengungkapkan, rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat tersebut diikuti oleh Anggota DPR- RI Fraksi PDIP, Sofyan Tan.

Juga Trimedya Pandjaitan, Sihar Sitorus, Junimart Girsang dan Bob Sitepu.

“Seluruh pengurus DPD Sumut, Anggota DPRD Sumut, pengurus DPC partai, BSPN Kab atau Kota serta sayap partai,” tambahnya.

Soetarto mengungkapkan, sebelumnya DPD PDIP Sumut telah selesai melakukan pendaftaran paslon Cakada di 23 kabupaten/kota beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan, PDIP Sumut pada pilkada serentak mengusung 12 orang kader yang duduk di struktural partai. Sebanyak tujuh orang berasal dari kader incumbent dan tujuh orang lagi berasal dari internal partai pada 19 daerah pemilihan.

Sisanya, kata Soetarto di empat daerah, pihaknya mengusung calon kepala daerah dari eksternal, atau non kader.

“Sebagian kepala daerah dan wakil kepala daerah juga telah mengikuti sekolah partai yang diadakan pada gelombang III ini dengan begitu seluruh bakal calon kepala daerah usungan PDIP telah mengikuti sekolah partai,” pungkasnya. (wol/rls/data2)

Editor: Agus Utama

Iklan