Berharap Bebas, Dzulmi Eldin Ajukan PK ke PN Medan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Tidak terima dengan putusan, Wali Kota Medan nonaktif T Dzulmi Eldin, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas vonis perkara korupsi yang menjeratnya.

Hal itu dikatakan langsung oleh Humas Pengadilan Negeri Medan, Imannuel Tarigan saat ditemui Waspada Online, Rabu (23/9).

“Iya benar, permohonan PK nya tanggal 18 Agustus yang lalu,” kata Imannuel.

Eldin mengajukan PK terhadap putusan majelis hakim PN Medan yang sebelumnya menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dalam kasus suap yang diterimanya dari sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemko Medan.

“Sidang perdana akan digelar pada 30 Septembet mendatang,” kata Immanuel.

iklan

Disebutkan, PN Medan juga sudah menyiapkan tiga hakim yang akan menyidangkan Dzulmi Eldin.

“Hakimnya Mian Munthe dan Deni Iskandar,” pungkas Immanuel.

Pada Juni lalu, Hakim PN Medan Diketuai Abdul Azis, menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada T. Dzulmi Eldin. Ia dinyatakan terbukti bersalah menerima hadiah atau atau janji berupa uang senilai Rp2,1 miliar dari sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemko Medan.

Ia juga dibebankan membayar denda senilai Rp500 juta subsider 4 bulan kurungan. Selain itu, hakim juga memberikan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 4 tahun.

Hakim dalam amar putusan menyatakan, perbuatan Dzulmi Eldin telah melanggar Pasal 12 huruf a UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan