200 Pesepeda Gowes Peringati Haornas

foto: istimewa
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sebanyak 200 pesepeda dari berbagai komunitas ikut ambil bagian dalam kegiatan Gowes Haornas yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di City Walk Royal Sumatera, Minggu (27/9).

Ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan, anggota DPRDSU Rudy Hermanto, Wakil Ketua DPRD Medan Ikhwan Ritonga, Pj Wali Kota Medan Arif S Trinugroho, Dandim 0201/BS Letkol Agus Setiandar, Gubernur Distrik Lions Club Indonesia 307 A2 Yulina Indriyani, dan juga mewakili Danlanud Suwondo.

Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan pada saat melepas peserta menyebutkan, gowes Haornas ini bukan hanya sekedar merayakan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap tanggal 9 September, tetapi juga menjadi rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada I Oktober mendatang.

“Sekaligus menyongsong Hari Jadi TNI ke 75 pada 5 Oktober mendatang,” ujar Sofyan Tan.

Dikatakan Sofyan, hasil penemuan di Jakarta menyebutkan, klaster Covid-19 muncul yang baru, yang terbanyak di perkantoran, disusul petugas lapangan, panti asuhan dan asrama, di pasar, termasuk daerah yang tertutup seperti lapas.

iklan

“Karena itu, penemuan klaster baru tidak ada di ruangan terbuka, sehingga bersepeda adalah salah satu olahraga yang bisa mencegah kita terserang, tetapi dengan catatan kita mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini melanjutkan, selain mematuhi protokol kesehatan, para pesepeda juga diminta untuk tidak berkumpul.

“Ini juga cara kita bantu Pj Wali Kota untuk bisa membuat Medan kembali hijau,” pintanya.

Pejabat Wali Kota Arif Tri Nugroho mengajak pesert untuk gowes dengan gembira sehingga meningkatkan imun tubuh. Karena di masa pandemi, imun tubuh yang penting dijaga.

“Jadi untuk mencegah klaster baru, pas gowes tidak perlu lah ngobrol sehingga droplet tidak berpindah,” kata Arif yang baru bertugas dua hari sebagai Pejabat Wali Kota.

Sebelumnya Ketua Panitia Gowes Haornas Endrik Tjiawi dalam laporannya menyebutkan, peserta yang jumlahnya dibatasi ini berasal dari beberapa komunitas sepeda, mahasiswa, pelajar, anggota Kodim 0201/BS dan juga masyarakat umum.

“Dan jarak yang ditempuh tidak jauh, hanya 25 kilometer,” ujar Endrik Tjiawi. (wol/rls/data2)

Iklan