Wagubsu Takjub Pemandangan Danau Toba Dari Tigaras

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

TIGARAS, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, takjub keindahan pemandangan Danau Toba dari Tigaras. Salah satu kawasan pelabuhan di Danau Toba ini memiliki potensi alam yang luar biasa dan dapat menjadi destinasi wisata favorit baik nasional maupun internasional.

“Kita lihat potensinya yang luar biasa. Tapi ini perlu kita kembangkan lagi, karena salah satu geosite Geopark Kaldera Toba juga ada di sekitar Tigaras ini. Tentu ini bisa menjadi destinasi wisata untuk turis melihat secara langsung Danau Toba dan belajar sejarahnya,” ujar Wagub saat melihat pemandangan Danau Toba dari Tigaras, Jumat (31/7).

Diketahui, Danau Toba baru saja ditetapkan oleh Unesco sebagai Global Geopark. Hal Ini menjadi satu nilai plus untuk meningkatkan pariwisata Danau Toba dan mempromosikannya. Ke depan, Pemprovsu juga ingin menata daerah-daerah potensi menjadi destinasi wisata yang bersinggungan langsung dengan Danau Toba.

“Kita ingin menjaga daerah yang menjadi lokasi terbentuknya Danau Toba. Masyarakat pun juga harus ikut ambil bagian dan sama-sama menjaga lingkungannya, alamnya, tumbuh-tumbuhannya, kebersihannya serta keamanan dan kenyamanannya,” jelas Wagub yang akrab dipanggil Ijeck.

Saat ini, Danau Toba juga menjadi prioritas pembangunan nasional karena masuk dalam Proyek Strategis Nasional oleh Presiden Joko Widodo. Dikatakan, peluang ini harus dimanfaatkan secara maksimal, karena tidak banyak daerah di Indonesia yang masuk proyek tersebut.

iklan

Sebelumnya, Ijeck juga mengaku kunjungannya ke Tigaras untuk menyerahkan satu ekor lembu kurban dan bantuan sembako kepada masyarakat di Masjid Al Hikmah Tigaras, Simalungun.

“Saya diundang kemari terkait Hari Raya Idul Adha serta mengirim hewan kurban sekaligus memang ingin melihat Tigaras secara langsung. Berdasarkan sejarah yang diceritakan oleh BKM Masjid Al Hikmah, di sinilah dari dulu asli orang Danau Toba yang beragama Islam hidup damai berdampingan dengan masyarakat agama lain hingga sekarang,” ujar Ijeck.

Kepada masyarakat, Ijeck juga mengingatkan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Walaupun di Tigaras ini belum ada kasus Covid-19, dirinya mengingatkan agar tidak malu andai ada masyarakat melaporkan keluhan.

“Jangan malu-malu karena sakit Covid-19 ini bukan penyakit memalukan. Insya Allah langkah, rezeki, pertemuan, dan maut itu rahasia Allah. Kita sebagai manusia dikasih akal pikiran. Ikuti protokol kesehatan, kalau ada yang sakit segera laporkan,” pesan Wagubsu. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan