Terima Upah Rp30 Juta, Brewok dan Basri Edarkan 10 Kg Sabu

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Muhammad Hasbi alias Brewok warga asal Aceh dan Basri alias Bas warga Kabupaten Langkat, ditangkap personil Polsek Patumbak saat berada di tempat hiburan malam Kripton.

Pasalnya, saat ke dua pria ini dilakukan pemeriksaan petugas mendapati barang bukti narkoba jenis sabu seberat 10 kg siap edar.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, Jumat (28/8), mengatakan penangkapan yang dilakukan pihaknya bermula dari pengembangan penangkapan 4 kg sabu dengan tersangka Aswandi bersama rekan-rekannya, Selasa (14/7) lalu.

“Dari pengungkapan tersebut kita mendapat informasi akan ada pengiriman narkoba kembali. Selanjutnya kita lakukan penyelidikan sejak 14 Agustus hingga berhasil kita amankan tersangka Bas di kawasan Jalan Lintas-Medan tepatnya di Jalan Besar Megawati, Sabtu (22/8) malam,” katanya didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba.

Arfin mengungkapkan saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka Bas, pihaknya mengamankan barang bukti 10 kg sabu yang dikemas di dalam teh Cina dan disembunyikan didalam goni bersama 1 unit mobil Panther yang digunakan tersangka membawa barang haram tersebut.

iklan

“Dari pemeriksaan, tersangka Bas mengaku jika narkoba tersebut akan diedarkan di kawasan Langkat dan dikendalikan oleh Brewok. Selanjutnya kita lakukan pengembangan dan amankan Brewok di salah satu tempat hiburan malam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arfin menambahkan jika kini pihaknya masih memeriksa intensif tersangka dan melakukan pengembangan terhadap bandar dari tersangka.

“Tersangka kita jerat Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup,” ujarnya.

Sementara tersangka Bas saat diwawancarai mengaku mendapatkan upah sebesar Rp30 juta dari setiap 1 kg sabu tersebut.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan