Studi: Pengguna Vape dan Rokok Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19

Foto: Usplash
Iklan

Waspada.co.id – Banyak orang sudah beralih menggunakan rokok elektronik (vape) untuk mengurangi dampak buruk dari merokok konvensional. Padahal peneliti, di Universitas Dundee, Inggris menekankan bahwa vaping tidak aman, hanya saja tidak sebahaya tembakau.

Selain memicu gangguan jantung, pengguna vape juga berisiko tinggi tertular Covid-19, sama halnya dengan perokok biasa. Angka generasi muda yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat seiring dengan pertambahan kasus secara global. Studi menghasilkan bahwa generasi muda dan remaja yang melakukan vaping atau merokok lebih mudah terinfeksi Covid-19.

Melansir penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Adolescent Health, menyebutkan bahwa pengguna vape lima kali lebih berisiko terinfeksi Covid-19, sedangkan penggunaan perokok konvensional berisiko tujuh kali lebih tinggi.

“Ini merupakan angka yang sangat besar. Kami ingin orang menyadari bahwa rokok elektrik tidak aman. Ada bahaya yang signifikan dari produk ini,” kata peneliti senior Universitas Stanford, California, Amerika, Bonnie Halpern-Feisher.

Foto: Usplash

Menurut Halpern-Feisher, vape dapat memengaruhi paru dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, ada jalan virus penyebab Covid-19 untuk masuk dalam sel. Kebiasaan merokok dengan vape membuat jalan tersebut lebih mudah. Ia mengingatkan, risiko tersebut paling besar ditemukan pada remaja.

iklan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa generasi muda berusia 15 hingga 24 tahun memimpin peningkatan kasus Covid-19 yang baru di seluruh dunia. Orang yang masih muda juga berisiko lebih tinggi menularkan virus, yang cukup mengganggu.

“Lihat, ini adalah pandemi. Inilah saatnya bagi Anda untuk berhenti dan tidak mulai vaping,” terangnya.

Meskipun penelitian tidak mengungkapkan alasan pasti tentang bagaimana vaping dapat meningkatkan kemungkinan generasi muda sakit, tapi kemungkinan karena cara vaping memengaruhi paru-paru serta sistem kekebalan tubuh manusia.

Para vapers atau perokok juga dapat terpapar Covid-19 karena alasan lain, contohnya karena berbagi perangkat vaping mereka. Jadi mungkin sekarang saatnya untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan Anda, terutama pada saat menghadapi pandemi Covid-19.

Sumber: Okezone.com

Iklan