Simpan 6 Bungkus Sabu di Celana Dalam, Polisi Bekuk Pengedar Narkoba

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Tekab Polsek Patumbak menangkap pengedar narkoba bernama Zulkarnain (32) warga Payamening, Desa Alupuno, Kabupaten Bireuen.

Dari tangan tersangka disita barang bukti sabu sebanyak 6 bungkus dengan berat 450, 8 gram. Nantinya barang haram itu akan diedarkan ke Kota Lampung.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Philip A Purba, mengatakan tersangka ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak di salah satu pool bus yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja. Rencananya, barang haram itu akan dibawa tersangka ke Kota Lampung.

“Tersangka mengaku diupah Rp10 juta jika berhasil mengantarkan sabu tersebut kepada pemesannya di Lampung,” katanya, Senin (10/8).

Namun, Philip belum bisa memastikan tersangka spesialis kurir atau memang baru pertama kali melakukan aksinya. Sebab, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka untuk mengungkap jaringannya.

iklan

Diketahui, penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat, adanya seorang calon penumpang bus ALS asal Aceh dicurigai membawa narkoba. Petugas langsung melakukan penyelidikan hingga penangkapan dan penggeledahan.

Hasilnya, ditemukan 6 bungkus sabu yang disembunyikan tersangka di balik celana dalam yang dipakainya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kepada orang tersebut, benar diduga membawa sabu yang ditaruh di dalam celana dalam tersangka sebanyak 6 bungkus. Setelah ditimbang, beratnya 450, 8 gram,” terangnya.

Kepada penyidik, Philip menuturkan tersangka mengaku hendak mengantarkan sabu tersebut kepada pemesannya di Lampung. Namun, tersangka mengaku tidak tahu pemesan barang haram tersebut, karena hanya dipandu melalui telepon seluler oleh pemiliknya.

“Tersangka diganjar Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman di atas 20 tahun penjara,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan