Resmikan Pembangunan SMKN 3 Balige, Wagubsu Apresiasi Pemerintah Pusat dan Pemkab Toba

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B Panjaitan, meresmikan pembangunan SMK Negeri 3 Balige pada peletakan batu pertama secara virtual di Desa Lumbanpea, Kabupaten Toba, Jumat (28/8).

Peletakan turut disaksikan sejumlah menteri terkait dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah dari Medan. Dalam sambutannya, Luhut meminta proses pembangunan SMK Pariwisata tersebut menjadi perhatian penting, khususnya Pemkab Toba dan Pemprovsu. Terutama soal luas lahan yang tersedia 18.070 m² diharapkan bisa diperluas lagi.

“Saya berharap SMK Pariwisata ini dapat melahirkan insan-insan yang senantiasa berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan dan persaingan global. Kalau bisa, luasnya tambah jadi 4 sampai 5 hektare,” ujar Luhut.

Menurutnya, SMK tersebut harus disiapkan dengan baik, bukan hanya kualitas pembangunan fisik, tetapi juga sistem pembelajaran atau kurikulum serta guru berkualitas. Hal tersebut mengingat pengaruhnya terhadap hasil didikan atau output setelah siswa mengenyam pendidikan dari sekolah tersebut.

Senada itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wisnutama menyampaikan pembangunan SMK Pariwisata ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di kawasan Danau Toba. Alhasil, nantinya lulusan pendidikan vokasi bersertifikat kompetensi mampu mengelola segala potensi, terutama sumber daya alam (SDA) di Danau Toba.

iklan

“Jadi tidak hanya SDA, tetapi juga SDM sangat penting agar kita dapat mengelola dan membangun potensi daerah masing-masing. Karena pengembangan Danau Toba dilakukan paralel, bukan satu sisi saja,” sebutnya.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, menyampaikan kementerian komit membangun beberapa SMK yang tematik sesuai kawasan ekonomi khusus dan pariwisata. Karena itu pihaknya berharap melalui sekolah ini lahir putra-putri terampil, kompeten, dan unggul dari Toba.

Menanggapi itu, Wagubsu mengapresiasi perhatian Pemerintah Pusat dan Pemkab Toba serta masyarakat setempat atas pembangunan SMK tersebut. Wagubsu berharap pembangunan ini segera dimanfaatkan dalam dunia pendidikan terkhusus kepariwisataan yang di dalamnya nanti ada kompetensi keahlian perhotelan dan tata boga.

“Dengan keberadaan sekolah ini, nantinya akan mampu mendorong bangkitnya perekonomian daerah, membuka lapangan kerja sebesarnya serta dunia pariwisata Danau Toba semakin baik dan terdepan seiring dijadikannya Geopark Kaldera Toba menjadi anggota Unesco,” sebut Ijeck, sapaan akrab Wagubsu.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan