Polres Belawan Ringkus Tiga Pengedar Sabu

WOL Ilustrasi
Iklan

BELAWAN, Waspada.co.id – Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan meringkus tiga pengedar sabu dari lokasi berbeda. Dari mereka, polisi menyita barang bukti 6,45 gram dan 40,69 gram sabu.

Masing-masing tersangka yang diamankan adalah Samsiyah alias Amoy (27 tahun) warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, Julius Pandapotan Simanjuntak alias Dapot (41) warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, dan Abdul Roni Manurung (44) warga Kelurahan Pulo Brayan Kecamatan Medan Timur.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Juriadi Sembiring, Sabtu (8/8), mengatakan penangkapan ketiga pengedar sabu itu dilakukan secara terpisah. Awalnya, pihaknya menangkan Samiyah bersama Dapot di Hotel Budi Belawan.

Sepasang kekasih ini ditangkap di dalam kamar saat dilakukan penggerebekan. Keduanya saling menolak mengakui sejumlah barang bukti berupa dompet kecil berisi tiga plastik sabu seberat 6,45 gram, dua pipet, dua handphone, dan alat isap sabu.

“Setelah kita interogasi, ternyata sabu itu milik wanita tersebut. Pengakuan si wanita, sabu itu diperoleh dari pria berinisial SB yang statusnya masih kita buron,” terang Juriadi.

iklan

Di tempat terpisah, lanjut Kasat Narkoba, pihaknya juga menangkap Abdul Roni Manurung di rumahnya di Jalan Masjid Pulo Brayan. Pihaknya menemukan barang bukti plastik, sabu seberat 40,69 gram, timbangan elektronik, dan handphone.

“Ketika Abdul Roni kita gerebek, tidak bisa mengelak saat sabu yang ditemukan di ruang tamu rumahnya. Pengakuan dia, sabu itu diperolehnya dari temannya berinisial W di halaman parkir Hotel Ardina,” jelas Juriadi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pengedar sabu dijerat Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI no 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.(wol/ril/data2)

Editor: M AGUS UTAMA

Iklan