Poldasu Keluarkan 8.127 Tilang Selama Ops Patuh Toba 2020

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Polda Sumatera Utara mencatat hari terakhir (hari ke-14) Operasi Patuh Toba 2020 terjadi pelanggaran sebanyak 2.839 perkara.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, mengatakan dari jumlah pelanggaran itu, sebanyak 633 perkara dilakukan penilangan. Sedangkan 2206 perkara diberi teguran.

“Hari ini (Rabu) hari terakhir Ops Patuh Toba dilaksakan. Terjadi 2839 pelanggaran lalu lintas,” katanya, Kamis (6/8).

Nainggolan menyebutkan, jenis pelanggaran mayoritas pengendara tidak menggunakan helm SNI dengan 254 perkara.

Kemudian, diikuti jenis pelanggaran melawan arus lalu lintas. Sejumlah 85 perkara, muatan lebih 37 perkara, pengendara di bawah umur 25 perkara menggunakan handpone saat mengendara sebanyak 3 perkara, dan pelanggaran lain-lain 57 perkara.

iklan

“Untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi di akhir Ops Patuh Toba 2020, katanya, terjadi 13 kasus. Dengan rincian korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 5 orang dan luka ringan 13 orang,” bebernya.

Nainggolan menambahkan, untuk jumlah pelanggaran lalu lintas selama berlangsungnya Ops Patuh Toba 2020 yang berlangsung selama 2 pekan mulai dari tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2020, Polda Sumut mencatat sebanyak 26.698 perkara.

“Untuk pelanggaran yang ditilang sebanyak 8.127 perkara dan teguran sebanyak 18.571 perkara,” pungkasnya. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan