Peringatan 15 Tahun Perdamaian Aceh, Massa KPA Bentrok Dengan Aparat

foto: kompas
Iklan

Banda Aceh, Waspada.co.id – Massa Komite Peralihan Aceh (KPA) bentrok dengan petugas TNI-Polri saat peringatan 15 tahun perdamaian Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (15/8). Bentrokan terjadi setelah petugas melarang massa mengibarkan bendera Bulan Bintang.

Semula, massa yang berjumlah 30 orang hendak memasuki Meuligoe Wali Nanggroe Aceh Darussalam lalu berjalan menuju tiang bendera. Namun, aksi itu digagalkan oleh petugas yang juga mengambil paksa bendera dari tangan massa. Akibatnya, terjadi aksi saling dorong antara massa dan aparat.

“Kami hanya ingin melihat bendera itu naik, tidak usah halangi kami. Itu sudah ada aturannya,” teriak massa sambil mendorong aparat yang berjaga.

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Azhari Cage, mengatakan aparat tidak seharusnya menghalangi warga yang ingin merayakan hari damai Aceh dengan cara mengibarkan bendera Bulan Bintang.

“Tidak ada alasan pemerintah melarang warga yang ingin mengibarkan bendera tersebut. Sebab, bendera tersebut merupakan amanah dari perjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan RI atau sesuai nota kesepahaman MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005,” ungkap Azhari.

iklan

Meskipun hanya beberapa menit, dikatakan warga yang mendesak pengibaran bendera hanya ingin melihat bendera Bulan Bintang berkibar di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh.

“Rekan-rekan dari KPA hanya ingin mengibarkan bendera dan dicegah oleh TNI-Polri. Kita hanya meminta bendera itu dikembalikan. Tapi ini sudah kita lakukan perundingan,” kata Azhari lagi.

Saat ini, aparat masih berkoordinasi dengan Panglima Kodam Iskandar Muda dan Kapolda Aceh. Disebutkan Azhari, aksi pengibaran bendera Bulan Bintang bukan perbuatan ilegal karena sudah memiliki payung hukum dalam UU Pemerintah Aceh dan qanun nomor 3 tahun 2013 yang disahkan oleh DPR Aceh dan Gubernur Aceh.

Di hari perdamaian Aceh, aksi pengibaran bendera Merah Putih dalam waktu singkat terjadi di Lhokseumawe dan kantor Partai Aceh. Bendera Merah Putih dan Bulan Bintang sempat berkibar bersama di halaman Masjid Islamic Center sebelum diturunkan kembali oleh aparat keamanan. (wol/man/cnnindo/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan