KPK Sita Lahan Sawit Milik Mantan Sekretaris Mahkamah Agung

Plt Jubir KPK, Ali Fikri (foto: Okz)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset lahan sawit milik mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA) berinisial NHD.

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri, mengatakan penyitaan lahan sawit merupakan lanjutan perkara atas nama tersangka NHD sejak Selasa, (11/8) kemarin.

“Di mana, Tim Penyidik KPK telah berkoordinasi dengan Kristanti Yuni Purnawanti selaku Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, untuk melanjutkan proses penyidikan perkara TPK dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung 2011-2016 dengan tersangka NHD,” katanya,” Kamis (13/8).

Ali menyebutkan, agenda yang dilaksanakan Tim Penyidik KPK yakni pemeriksaan saksi-saksi dalam rangka penyitaan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan lahan kelapa sawit yang tersebar di beberapa kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Padang Lawas.

Sebelumnya, pada Sabtu (8/8) lalu, KPK melakukan lanjutan pemeriksaan tersangka NHD sesuai aturan yang Berlaku.

iklan

“Pemeriksaan tersangka NHD untuk kepentingan penyidikan perkara dugaan suap terkait dengan pengurusan perkara di Mahkamah Agung Tahun 2011-2016,” terang Ali.

“Pemeriksaan terhadap NHD dan menantunya RHE dilakukan KPK sama dengan perkara lainnya, yakni di ruang periksa Gedung Merah Putih KPK,” sambungnya

Ali menegaskan, KPK tidak pernah melakukan pemeriksaan terhadap NHD di luar gedung Merah Putih KPK.

“KPK bersungguh-sungguh dan berkomitmen dalam menyelesaikan perkara dugaan suap terkait dengan pengurusan perkara di Mahkamah Agung Tahun 2011-2016 yang salah satu tersangkanya adalah NHD, Sekretaris Mahkamah Agung 2011-2016. Termasuk kemungkinan pengembangannya ke Tindak Pidana Pencucian Uang,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan