Keinginan dr Andhika ‘Syahid’ Sebagai Pejuang Covid-19 Terkabul

Foto: Twitter @ jcowacko

MEDAN, Waspada.co.id – Kepergian dokter muda ‘pejuang covid’ Kota Medan dr Andhika Kesuma Putra, M.Ked (P), Sp.P, FCCP tak bisa lekang dari ingatan orang-orang yang mengenalnya. Rasa duka, simpati bahkan tak sedikit dari rekan kerjanya yang merasa sangat kehilangan.

dr Jaka Pardipta Sp.P yang diketahui sebagai sahabat dr Andhika Kesuma Putra, M.Ked (P), Sp.P, FCCP turut mengunggah pesan haru mengenang keteladanan sejawatnya, yang bersungguh-sungguh dalam penanganan pasien Covid-19.

dr Jaka melalui akun Twitter-nya (@jcowacko), menyebut dr Andhika sudah ‘bersiap’ mati syahid sebagai pejuang covid.

Ternyata beliau sudah siap syahid dan berusaha menjadi yang pertama sebagai pejuang COVID. InshaAllah Syahid dok ???????? pic.twitter.com/pRonASMguX
— dr. Jaka Pradipta Sp.P (@jcowacko) August 1, 2020

Advertisement

dr Andhika seolah mengisyaratkan bahwa dirinya siap gugur sekalipun demi membantu menangani pasien covid-19. Bahkan dr Andhika disebut-sebut menjadi pendaftar pertama menjadi relawan di Rumah Sakit GL Tobing.

Di mata keluarga dan para sahabatnya, dr Andhika dikenal sebagai dokter yang sangat baik, cerdas dan ramah, juga merupakan sosok yang tegas dan gigih. Bahkan, para pasien yang dirawat dr Andhika kabarnya juga merasa sangat kehilangan.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menyebut, sedikitnya 5 dokter ahli anggota IDI Medan meninggal dunia akibat Covid-19. Yakni; dr Ucok Martin SpP, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet SpAN, KIC, dan juga dr Andika Kesuma Putra, SpP (K).

Selain itu, terdapat 4 orang dokter lainnya di daerah Sumatera Utara yang gugur karena Covid-19 ini, yakni; dr Herwanto SpB dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhan Batu Utara, dr M Hatta Lubis, SpPD dari IDI Padang Sidempuan, dan dr H Muhammad Arifin Sinaga, MAP dari IDI Langkat. (wol/jul/pel/data3)

Editor: Agus Utama