Kapolsek Sunggal Bantah Tidak Terima Pengaduan Oknum Wartawan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca pemberitaan terkait Polsek Medan Sunggal tidak menerima laporan pengaduan seorang oknum wartawan membuat Kapolsek Medan, Kompol H. Yasir Ahmadi, angkat bicara.

Menurutnya, pihaknya tidak pernah menolak ataupun tidak menerima laporan masyarakat tersebut.

“Awalnya oknum wartawati dan rekannya wartawan serta seorang pria yang mengaku Pimred datang ke Polsek Medan Sunggal dan akan membuat pengaduan pelecehan atau menghalangi wartawan hendak meliput. Selanjutnya personil SPKT menyarankan Reskrim agar perkaranya digelar,” katanya, Kamis (6/8).

Lebih lanjut, Yasir mengungkapkan Tim Reskrim terus melakukan gelar yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak beserta penyidik pembantu dan pelapor.

Usai melakukan gelar, pihak oknum wartawati menjelaskan mereka akan melaporkan kasus menghalangi wartawan dalam meliput.

iklan

“Hasil gelar itu, untuk laporan menghalangi meliput sesuai Pasal 18 ayat 1 dan 2 UU Pers belum terpenuhi. Namun apabila mengalami luka silakan membuat laporan penganiayaan dan visum. Namun pihak oknum wartawan mengatakan tidak ada luka. Lalu pelapor pun mengatakan akan berkoordinasi dengan pimpinannya,” jelasnya.

Mendengar penjelasan itu, Yasir mengungkapkan Unit Reskrim terkait hasil gelar tersebut, pihak pelapor (oknum wartawati) pun dikatakan menerima saran gelar dan meninggalkan Mapolsek.

“Sehingga sangat tidak tepat jika Polsek Sunggal dikatakan tidak menerima laporan pengaduan pelapor justru kita langsung melakukan gelar perkara,” ungkapnya.

“Kronologis kejadiannya saat itu pelapor melintas di Jalan Binjai Km 10 dan melihat laka lantas. Lalu oknum ingin meliput. Tapi pihak yang laka lantas tidak terima dan terjadi adu mulut dan dorong-dorongan. Sehingga oknum wartawan tidak terima karena dihalangi untuk meliput dan melapor ke Polsek Medan Sunggal,” pungkas Kapolsek (wol/gacok/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan