Joe Biden Pilih Cawapres Wanita Keturunan India, Trump “Pendamping Saya Lebih Baik”

Presiden AS, Donald Trump. (AP/Alex Brandon)
Iklan

WASHINGTON, Waspada.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons keputusan rivalnya, Joe Biden yang memilik Kamala Harris sebagai calon wakl presiden pada pilpres November mendatang.

Dua pekan sebelumnya, Trump sempat mengatakan bahwa Senator Kamala Harris akan menjadi ‘pilihan yang bagus’ bagi Biden untuk maju dalam pilpres 2020. Ia memuji keputusan Biden untuk memilih Harris sebagai pendampingnya.

Disinggung soal peluang Harris membawa kemenangan bagi Biden, Trump menilai kemampuan pendampignnya, Mike Pence jauh lebih baik untuk hal itu.

“Saya lebih suka wakil presiden Mike Pence (daripada Harris). Dia kokoh dan merupakan wakil presiden yang luar biasa. Dia melakukan semua yang bisa Anda lakukan. Dia pernah menjadi wakil presiden yang hebat dan saya akan membawanya menghadapi Kamala,” kata Trump seperti mengutip Associated Press.

Trump menuding Biden memiliki agenda dalam ‘mata-mata ilegal’ untuk menjegal kampanye di balik penunjukan Harris. Trump menuduh Biden dan mantan Presiden Barack Obama menantang kampanye dalam pilpres mendatang.

iklan

“Ini adalah tindakan ilegal, tidak seperti tindakan ilegal lainnya. Ini adalah pengkhianatan. Ini merupakan tingkat pengkhianatan tertinggi,” kata Trump.

Ucapan Trump disampaikan tanpa dilengkapi bukti terkait tuduhan pengkhianatan yang dilakukan Biden dan Obama terhadapnya.

Biden dalam sebuah cuitan di Twitter menjatuhkan pilihan pada Harris dari empat perempuan kulit hitam yang sempat menjadi pertimbangannya. Sumber terdekat mengatakan tiga politikus perempuan yang sempat menjadi pertimbangkan Biden yakni Senator Tammy Dukworth, Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham, dan Val Demings.

Pada 21 Juli lalu, Biden membocorkan bahwa empat dari kandidat yang tengah ia pertimbangkan sebagai pendampingnya merupakan perempuan kulit hitam.

“Saya tidak berkomitmen untuk menyebutkan salah satu (dari calon potensil), tetapi nama-nama yang saya sebutkan, dan diantara mereka ada empat perempuan kulit hitam,” kata Biden dalam wawancara dengan MSNBC di program The ReidOut.

Penunjukan Harris sebagai cawapres dalam pemilu akan menjadi sejarah bagi Negeri Paman Sam. Ia menjadi perempuan Amerika kulit hitam keturunan India-Jamaika pertama yang akan maju mengisi jabatan di skala nasional oleh partai politik besar. (cnn/data2)

Iklan