Hati-Hati dengan Kalimat: “Yang Haram Aja Susah, Apalagi Halal”

Khalid Basalamah (youtube)
agregasi

TANPA disadari, seringkali dalam lingkungan kita berada gampang untuk mengucapkan ‘yang haram aja susah apalagi yang halal.’ Karena posisi atau situasi kita yang memang seringkali berada dalam lingkungan orang yang ramai dan memilki kebiasaan atau budaya yang berbeda-beda.

Maka mungkin ada orang yang selalu berpendapat seperti itu dalam kehidupan sehari-harinya. Di mana sangat disayangkan untuk berpikir demikian.

Dai kondang Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, betapa bahayanya mengucapkan pernyataan seolah meremehkan perkara haram. Menuruntya, ini adalah jalan pemikiran keliru, pemikiran yang diselundupkan oleh setan kepada hati dan pikiran manusia.

“Justru dibalik, yang halal sangat banyak jalannya, yang haram sangat sedikit jalannya,” ungkap Ustadz Khalid dikutip dari channel YouTubenya, Khalid Basalamah Official.

Seperti ketika ada orang yang ingin bekerja di suatu perusahaan, jika dengan cara halal akan didapatkannya pekerjaan itu, atau bisa memulai bisnis baru. Namun jika dengan cara haram, timbul rasa ragu dan waswas untuk memulainya.

Advertisement

“Maka yang halal banyak yang haram sedikit,” tambah ustadz kelahiran Makassar ini.

“Mengapa kita ada di zona ini? Untuk apa? Kalau Allah haramkan babi, namun Allah menggantinya dengan sapi, ayam , kelinci, semua hewan laut. Allah juga mengharamkan khamr, kenapa haram? Karena memabukkan, tapi Allah ganti dengan air putih, susu, madu,” paparnya lagi.

Ustadz Khalid menambahkan, pada hakikatnya sesuatu yang haram itu hanya sebagian kecil saja, dan diciptakan sebagai cobaan atau ujian kepada manusia.

“Untuk apa? Karena sebagai umat muslim haruslah mempunyai prinsip. Sesuatu yang haram, Allah haramkan, ya haram. Jangan sentuh, jangan lihat. Pelajari untuk diketahui dan dijauhi, bukan untuk dicoba. Dan sesuatu yang halal pelajari, untuk dinikmati,” tandasnya.