GPI Desak Polsek Pancurbatu Ungkap Kebakaran Rumah Wartawan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Umum Garda Peduli Indonesia (GPI), Frisdarwin Arman Bakti Silalahi, angkat bicara soal kasus kebakaran rumah wartawan di Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, yang sudah enam bulan tidak mampu diungkap Polsek Pancurbatu.

“Hanya kasus kebakaran saja seorang kapolsek tidak mampu mengungkap kasus itu. Kalau tidak bisa agar mengundurkar diri,” katanya, Senin (17/8).

“Kami DPP Garda Peduli Indonesia akan monitor terus kasus pembakaran rumah wartawan Leo Depari sampai tuntas. Diminta kepada Kapolrestabes Medan untuk serius menangani kasus ini sampai terungkap,” sambung Frisdarwin.

Diketahui, sudah enam bulan peristiwa kebakaran rumah wartawan di Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, belum mampu diungkap Polsek Pancurbatu.

Seperti disampaikan Leo Depari yang menilai kasus kebakaran itu salah satu aksi teror terhadap jurnalis di Sumut

iklan

Menurutnya, kasus ini seharusnya segera dapat diungkap pihak kepolisian jajaran Polda Sumatera Utara agar semua pihak mengetahui motif dari kasus kebakaran tersebut.

“Kasus perampokan, begal dapat diungkap kepolisian. Namun, sudah enam bula kasus kebakaran rumah saya belum dapat diungkap. Padahal polisi mempunyai alat lengkap untuk mengungkap kasus kebakaran,” tuturnya.

Kebakaran rumah itu diduga dilakukan OTK saat korban bersama keluarganya tengah terlelap tidur. Tiba-tiba korban dibangunkan oleh tetangganya bahwa rumah telah terbakar.

Melihat kobaran api, korban dibantu warga bergerak cepat memadamkan kobaran api. Diduga penyebab kebakaran dilakukan OTK. Sebab, ditemukan satu botol air mineral yang telah terbakar diduga sebagai tempat penyimpanan bahan bakar minyak untuk membakar rumah tersebut.

“Rumah yang terbakar ini peninggalan almarhum orang tua saya,” ucap Leo sembari berharap agar Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani dapat mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, AKP Syahril, saat dikonfirmasi mengaku kasus kebakaran rumah itu masih dalam penyelidikan. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan