Berima Br Manurung Laporkan Bank Mega ke Disnaker Medan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Seorang wanita didampingi teman prianya terlihat mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan Medan di Jalan Wahid Hasyim, Medan. Sebelum masuk ke kantor Dinas Ketenagakerjaan wanita bernama Berima Ritona Br Manurung, yang merupakan pegawai di salah satu bank swasta sempat disambangi awak media. Diketahui kedatangannya untuk mencari keadilan atas apa yang dialaminya.

Dalam keteranganya Berima Ritona Br Manurung bekerja di Bank Mega Medan dengan jabatan Recobery Admin & Control Specialist dimutasi ke Jakarta Dengan surat keputusan Direksi No. KEP. 057/DIRBM/20. Merasa tidak dipenuhi haknya, ia tidak berangkat ke Jakarta dan mengakibatkan keluarnya surat peringatan kerja hingga sampai saat ini di non jobkan oleh perusahaan.

Menanggapi persoalan yang terjadi terhadapnya, Berima membuat laporan ke Dinas Ketenagakerjaan Medan pada 29 Juli 2020 lalu.

Ditemui awak media saat menghadiri panggilan ke II di kantor Dinas Ketenagakerjaan Medan, Senin (10/8), Berima Ritona Br Manurung menjelaskan kalau dirinya diharuskan mengundurkan diri dari perusahaan yang disebabkan suatu masalah dalam pekerjaan. “Selanjutnya saya mendapat surat mutasi mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, jika menolak dimutasi ke Jakarta,” paparnya.

Berima tidak bersedia dimutasi ke Jakarta lantaran tidak disediakan biaya akomodasi oleh perusahaan dan kota yang bakal dituju merupakan zona merah Covid-19. “Medan kan zona merah, kemudian saya dimutasi ke Jakarta yang juga Zona Merah. Jadi adalah pertimbangan dari perusahaan dengan masalah Covid-19 ini,” harapnya.

iklan

Mediator Hubungan Industrial Disnaker Medan Luhut Pardamean Purba mengatakan, permasalahan Bank Mega dengan Berima untuk saat ini sedang proses mediasi.

“Kita mengupayakan permasalahan Bank Mega dengan Ibu Berima dapat diselesaikan dalam kekeluargaan. Sejauh ini masih di tahap itu saja bang,” terangnya kepada sejumlah awak media.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan