Zulhas Sebut Kondisi PAN Belum Pulih Pascakongres

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan kondisi partai PAN usai menghadapi beberapa permasalahan internal saat kongres sebelumnya.

Dalam pembukaan Musyawarah Wilayah VI DPW PAN DKI Jakarta, Zulhas menjelaskan ‘luka’ tersebut belum hilang sepenuhnya dari tubuh PAN.

“Sampai hari ini kita kongres kemarin ibaratkan luka-luka, patah kaki, kepala bocor, belum sembuh seluruhnya,” ujar Zulhas, di Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (12/7).

Dari pengalaman kongres sebelumnya yang diwarnai kericuhan, Zulhas mengatakan banyak pelajaran yang bisa diambil untuk PAN agar bisa bekerja lebih baik lagi.

Kongres ke-V PAN di Kendari pada Februari lalu sempat ricuh dan menelan korban luka. Dalam kongres tersebut, Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi Ketua Umum PAN.

Advertisement

Dia menyebut dinamika yang terjadi dalam PAN sebagai bagian dari proses demokratisasi, namun tentunya ia menekankan harus ada perbaikan dalam tubuh PAN.

“Oleh karena itu mari kita renungi, kita ambil pelajaran, masa kita jatuh di tempat yang sama. Maka dari itu Muswil ini kita berharp ada perbaikan-perbaikan,” kata Zulhas.

Lebih lanjut Zulhas menegaskan jika terus terjadi pertikaian dalam tubuh partai, maka ia sebagai Ketua Umum PAN akan melakukan tindakan tegas kepada pengurus partai yang bertikai.

“Jika terus terjadi pertikaian, dari pengurus bukannya ngurus partai malah ngurus pengurus lain, itulah tidak boleh terjadi, kalau [terjadi] begitu saya tegas, kalau tidak bisa diberitahu akan ditenggelamkan, karena kita fokus bersaing untuk 2024,” ujar Zulhas.

Dalam Muswil VI DPP PAN terpilih kembali Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio secara aklamasi sebagai DPW PAN DKI Jakarta.

“Karena hanya ada satu calon yakni Eko Patrio dengan meminta persetujuan peserta Musyawarah wilayah apa bisa kita tetapkan sebagai Ketua DPW sekaligus Ketua Formatur,” kata Zulhas, disambut persetujuan para anggota muswil yang hadir. (cnnindonesia/ags/data3)