Wagub: OPD dan BUMD Harus Miliki Target Capaian PAD

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki target kinerja dalam capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikannya dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2021 di Rumah Dinas Wagub, Jalan Teuku Daud Medan, Senin (13/7).

“Kita mau membangun Sumut. Semua harus memiliki target kinerja dan saya tidak mau hasilnya seperti tahun lalu. Semua OPD dan BUMD memberikan kontribusi PAD sesuai aturan, jangan sesuka hati,” ucap Wagubsu.

Kepada Plt Kepala BPPRD Sumut Riswan, Wagub mengingatkan pendapatan daerah dari hasil pajak daerah, di antaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu dengan realisasi 10/07 sebesar Rp999 miliar berbanding Rp984 miliar.

“Dari pendapatan PKB harus ditingkatkan lagi, tidak hanya berdasarkan capaian penerimaan tahun lalu tetapi harus berdasarkan potensi riel dari setiap pajak daerah. Hampir seluruhnya semua sama dasar perhitungan target dari pendapatan daerah berdasarkan kebiasaan perolehan tahun lalu. Saya minta kinerja harus dikejar,” katanya.

iklan

Mengenai pajak bahan bakar, Wagub atau biasa disapa Ijeck juga menginstruksikan pada BPPRD Sumut menjalin komunikasi kepada Pertamina terkait data perolehan bahan bakar agar dibuka rinci dengan Pemprovsu. BPPRD Sumut juga diminta perbandingan perolehan pajak dengan provinsi lain.

“Saya dapat masukan dari KPK, DPR, dan lainnya mengenai pajak bahan bakar ini. Potensi pajak bahan bakar ini sangat besar,” katanya.

Dari sisi penerimaan, Plt Kepala BPKAD Sumut Ismael Sinaga melaporkan total pendapatan tahun 2021 Pemprovsu direncanakan Rp13,1 triliun yang bersumber dari pajak, retribusi, BUMD, dan lainnya serta dana transfer pemerintah.

Senada disampaikan Sekdaprovsu Hj R Sabrina, Wagub juga mengingatkan pencapaian target pekerjaan dan target dalam mengejar PAD. Untuk itu, Asisten dan Inspektorat Sumut diminta mempersiapkan Perjanjian Kinerja dalam hal capaian target kinerja tersebut.

Kepala BPPRD Sumut, Riswan, menyampaikan terdapat penurunan pendapatan dari hasil pajak terdampak wabah Covid-19. Di antaranya pendapatan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar 35%. Pajak Air Permukaan (PAP) justru mengalami peningkatan dengan total Rp55,6 miliar. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan