UKG Jadi Keharusan Bagi Tenaga Pendidik

WOL Photo

LIMAPULUH, Waspada.co.id – Bupati Batubara, Ir H Zahir MAP, mengatakan Uji Kompetensi Guru (UKG) sangat penting bagi guru ataupun lembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan agar tercapainya tujuan pendidikan baik di kabupaten, provinsi maupun nasional.

Bertitik tolak dari hal tersebut, Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus menindaklanjuti harapan Bupati Batubara dengan salah satunya diawali melakukan UKG yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara. Demikian disampaikan di halaman UPTD SMPN 1 Lima Puluh, Sabtu (4/7).

Ilyas mengakui kegiatan UKG masih menuai perdebatan di kalangan masyarakat, termasuk tenaga pendidik sendiri. Dikatakan, masyarakat bertanya manfaat yang diperoleh guru dengan mengikuti program uji kompetensi tersebut.

Sebagaimana disampaikan Zahir, Ilyas menyebutkan bahwa tenaga pendidik/guru yang belum memiliki S1/D-IV diberi kesempatan menyelesaikan pendidikannya sampai akhir Desember mendatang. Hal ini telah diinformasikan sejak 2016 lalu melalui Disdik Kabupaten Batubara.

“Semua profesi harus jelas kompetensinya. Apalagi sekarang bukan hanya guru, wartawan juga diuji kompetensinya,” ujar mantan Karo Humas Keprotokolan Setdaprovsu ini.

Advertisement

Uji kompetensi, katanya, merupakan langkah awal bagi guru menuju sertifikasi. Di samping itu juga sekaligus mendata dan merapikan administrasi tenaga pendidikan, khususnya guru non Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sebagai seorang pendidik profesional, guru memiliki peran utama memberi pendidikan, mengajar, membimbing, menilai, mengarahkan, melatih serta mengevaluasi peserta didik baik itu usia dini dengan jalur formal, pendidikan dasar maupun pendidikan menengah,” kata Ilyas.

UKG sendiri memiliki kedudukan sebagai sarana kualifikasi untuk guru sebagai tenaga profesional. Disebutkan, peserta UKG berjumlah 1.226 orang dari jenjang UPTD Negeri TK, SD, dan SMP se Kabupaten Batubara dengan 61 ruang uji di SMPN 1 Air Putih, SMPN 1 Lima Puluh, dan SMPN 3 Air Putih. (wol/aa/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL