Siap New Normal? Berikut Barang yang Wajib Dibawa Saat Berpergian

Istimewa

Waspada.co.id – Pandemi belum juga berlalu, namun tatanan kehidupan baru (new normal) harus segera diarungi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pernah mengatakan new normal tidak bermakna bahwa kondisi ‘sudah aman atau sudah normal’. Melaikan merubah kebiasaan terdahulu, yang sudah tidak mungkin untuk dilakukan saat ini.

Jika dahulu kita hanya membawa smartphone saat berpergian, saat ini tidak dapat seperti itu lagi. Kita harus menjaga diri dengan selalu membawa barang-barang berikut sebagai alat ‘perang’ mencegah penularan virus.

Memakai Masker
World Health Organization (WHO) menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker saat berpergian keluar rumah. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona. Informasi yang ada saat ini mengindikasikan bahwa dua cara utama transmisi virus COVID-19 adalah percikan (droplet) saluran pernapasan dan kontak. Percikan saluran pernapasan dihasilkan saat seseorang batuk atau bersin.

Penggunaan masker medis adalah salah satu langkah pencegahan yang dapat membatasi penyebaran penyakitpenyakit saluran pernapasan tertentu yang diakibatkan oleh virus, termasuk Covid-19. Selain itu penggunaan dan pembuangan masker terlepas dari juga penting untuk dilakukan dengan benar untuk memastikan masker tersebut efektif dan untuk menghindari peningkatan penularan.

Hand Sanitizer
Saat sedang bepergian dan mengalami kesulitan mencari toilet/tempat mencuci tangan, kita dapat menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari kuman dan kotoran. Cairan antiseptik berbahan dasar alkohol ini berfungsi sebagai pembasmi kuman dan bakteri yang menempel pada tangan.

Advertisement

Tisu Basah/Kering
Tisu wajib dibawa karena bisa memberikan perlindungan antara tangan dan permukaan kotor. Selain itu tisu bisa berguna untuk menutupi hidung dan mulut ketika bersin ataupun batuk.

Alat Makan Pribadi
Sebisanya mulai membiasakan membawa alat makan dan botol minum sendiri. Dengan begitu terbukti dapat menurunkan risiko penularan Covid-19. Hindari berbagi alat makan, walaupun bersama keluarga. Langkah ini penting dilakukan untuk keselamatan bersama.

Alat Ibadah Pribadi
Membawa peralatan sendiri adalah hal yang penting dilakukan, termasuk juga membawa alat ibadah pribadi. Meski tidak menyatakan bahwa alat-alat yang sudah disediakan bisa menjadi tempat penyebaran virus, namun penggunaan yang bergantian bisa meningkatkan risiko virus menempel di alat ibadah

Aplikasi Pembayaran Non Tunai
Transaksi nontunai menjadi salah satu alternatif mencegah peyebaran Covid-19. Dengan metode pembayaran nontunai, masyarakat dapat meminimalkan kontak langsung saat bertransaksi. Pasalnya, WHO pernah memperingatkan bahwa uang kertas mungkin dapat menyebarkan virus corona.

Helm Pribadi
Bagi para pengguna setia ojek online (ojol), membawa helm pribadi menjadi hal yang harus dilakukan. Hal itu merupakan salah satu langkah preventif untuk menekan risiko penyebaran virus yang kini menjadi pandemi ini.

Karena mekanisme penularan Covid-19, sehingga kebiasan-kebiasaan yang dulu tidak memungkinkan untuk dilakukan. Kita dituntut untuk lebih proaktif dalam menjalani kehidupan. Diminta untuk lebih bekerja keras dan cerdas dalam menghadapi keadaan. Manusia dituntut untuk beradaptasi dengan kondisi yang tidak pasti. Kedisiplinan menjadi yang utama dalam menjaga keselamatan bersama. (berbagai sumber/data2)