Relawan Akhyar: Insya Allah Medan ‘AMAN’

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Terkait kabar yang menyebut Akhyar Nasution telah meninggalkan PDI Perjuangan dan berlabuh ke Partai Demokrat, demi maju di Pilkada Kota Medan semakin jelas. Meski Akhyar sendiri belum memberikan pernyataan terkait hal tersebut.

Sebagaimana dikemukakan Ketua Tim Relawan ‘Jadikan Akhyar Medan Satu’ (Relawan JAMU), Ustadz Ade Darmawan, tak menampik kabar itu. “Nanti tanyakan langsung dengan beliau (Akhyar, red). Yang jelas, jika dituding Pak Akhyar haus kekuasaan demi maju Pilkada, itu semua tidak benar,” ungkap Ade.

“Kita jangan lupa, Pak Akhyar itu banyak berjuang demi Djarot-Sihat tempo hari. Termasuk saya sendiri yang terlibat di berbagai agenda pemenangan, itulah yang bisa saya lakukan saat itu,” kata Ade lagi.

Dirinya sangat menyayangkan pernyataan Plt DPD PDIP Sumut yang menyebut Akhyar nasution terlibat dugaan korupsi MTQ dan terkait Eks Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Dirinya juga membantah Akhyar yang kini masih Plt Wali Kota Medan itu disebut haus kekuasaan. “Sudah ada pihak-pihak yang meminta Pak Akhyar mundur dari Pilkada 2020, tapi beliau (Akhyar, red) menolak,” ungkap Ade.

Tak hanya itu, Ade Darmawan juga menyatakan mundur dari kader PDIP. Dirinya mundur dari jabatan Wakil Ketua PDIP Kota Medan Bidang Ideologi dan Kaderisasi. “Juga dari Ketua PC Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Medan, serta Sekretaris Taruna Merah Putih Kota Medan,” tuturnya.

Advertisement

Namun, Ade enggan menyebut ke mana dirinya akan melanjutkan karir politiknya selanjutnya. “Itu belum saya putuskan, bisa ke Demokrat atau PKS. Saran-saran teman-teman ustadz saya sebaiknya ke PKS,” tutupnya.

Saat ini, ujar Ade, Akhyar Nasution tengah berjuang demi lolos pencalonan di Pilkada Kota Medan Desember 2020 mendatang. “Untuk wakilnya InsyaAllah Ustadz Salman Alfarisi. Medan harus ‘AMAN’ (Akhyar-Salman),” bebernya.

Terakhir, Ade menyebut, kalau pun Bobby Nasution tampil melawan kotak kosong, massa relawan dan para ustadz yang sejalan dengan dirinya, tidak akan mendukung pasangan menantu Presiden Jokowi itu. “Lebih baik kita dukung kotak kosong,” tutupnya. (wol/man/data2)

Editor: Agus Utama