PDIP Copot Rieke Gagal Jalani Tugas Wakil Ketua Baleg

foto: twitter

JAKARTA, Waspada.co.id – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengganti pejabat Wakil Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Rieke Diah Pitaloka ke Muhammad Nurdin terkait sejumlah tugas Perundang-Undangan Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan RUU HIP.

“Pergantian ini tentu bukan semata-mata untuk penyegaran atau rotasi biasa,” kata Ketua Fraksi PDIP, Utut Adianto, dalam keterangan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, baru-baru ini.

“Kita tahu bahwa dalam waktu dekat Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat, kalau kita lihat (RUU) Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial, selain (RUU) Omnibus Law, tentu saja ada RUU HIP,” sambungya.

Menurutnya, Nurdin dengan latar belakang polisi akan sangat memahami tugasnya sebagai Wakil Ketua Baleg. Namun, Utut menegaskan bahwa pergantian ini tak lantas mengartikan Rieke tidak mampu untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua Baleg.

“Pergantian ini bertujuan untuk menempatkan kader yang sesuai dengan kompetensi,” tuturnya.

Advertisement

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI tetap meminta RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dicabut dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020.

Sikap ini disampaikan dua fraksi tersebut setelah Fraksi PDIP mencopot anggotanya Rieke Diah Pitaloka dari jabatan Wakil Ketua Baleg DPR, kemudian menggantinya dengan Muhammad Nurdin karena melihat pembahasan RUU HIP sudah mendekati titik krusial. (wol/lvz/cnn/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL