Ngaku Sering Diejek, Anzar Bunuh Kuli Bangunan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Anzar (27) warga di Jalan Sidumulyo, Gang Gelatik Pasar IX, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, tega membunuh Dodi yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengatakan tersangka mengaku nekat membunuh korban Dodi karena kerap dibully.

“Pelaku mengayunkan cangkul ke arah belakang kepala korban dua kali,” katanya, Kamis (9/7).

Riko menyebutkan, saat kejadian korban sedang bekerja mengaduk semen, di rumah Nurdiana Dalimunthe (60) yang merupakan ibu dari tersangka Aznar.

“Setelah mencangkul kepala korban, pelaku kemudian masuk ke dalam kamarnya sembari berteriak memanggil ibunya,” sebutnya.

iklan

Lebih lanjut, Riko menerangkan warga sekitar yang mengetahui pembunuhan ini melaporkan ke pihak berwajib. Lalu, petugas yang menerima pengaduan itu turun ke TKP langsung mengamankan pelaku.

“Pengakuan tersangka karena sakit hati sering diledek dan dihina (dibully),” terangnya.

“Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 338 Subs 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Riko. (wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan