Lukai Polisi, Bandar Sabu Ditembak Mati

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak menembak mati bandar narkoba berinisial SPA (46) warga Jalan Lintas Duri RT XI, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Pasalnya, pemilik barang bukti sabu seberat 2 kg terbukti melukai petugas saat diamankan dan pengembangan di Jalan Bajak II-H.

“Tiba-tiba tersangka merusak borgol dengan paksa, sehingga tangan kanan tersangka lepas dari borgol. Kemudian tersangka menyerang Brigadir Ali Harahap dengan menggunakan borgol hingga tangan kiri Brigadir Ali terluka,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kamis (2/7).

Lebih lanjut, sambungnya tersangka sempat bergumul dengan Brigadir Ali Harahap dan berusaha merebut senjata api miliknya. Brigadir Ali lalu melakukan penembakan ke arah tersangka yang mengenai bagian dada sebelah kiri.

“Selanjutnya petugas membawa tersangka ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan, namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia,” ungkap Kapolrestabes Medan.

Advertisement

Riko menerangkan, penangkapan ini berawal saat tim gabungan Unit Reskrim Polsek Patumbak mendapat informasi akan ada pengiriman paket sabu dari Medan ke Batubara, Minggu (28/6). Tim kemudian melakukan pengejaran, di mana para tersangka menggunakan mobil Ford melaju menuju Batubara melalui jalan tol.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, tim menangkap pelaku SPA dan HI alias B di parkiran RM 100 Indrapura, Kabupaten Batubara. Dari dalam mobil petugas menemujan 1 gram sabu,” katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku, Riko mengungkapkan sabu itu diperoleh dari temannya di Kota Medan. Selanjutnya tim begerak menuju perumahan Kasa Visela No 17, Kecamatan Medan Amplas. Dari lokasi, petugas menangkap B alias A dan TH.

“Saat digeledah, ditemukan satu kotak ukuran sedang dibalut dengan lakban kuning di dalam mobil Kijang Innova. Setelah dibuka, petugas mendapatkan 2 bungkus plastik teh kemasan Cina berisi sabu seberat 2 kg. Para tersangka mengaku sabu itu hendak diantar ke Labuhanbatu Utara,” ungkapnya

Selain para tersangka dan barang bukti 2 kg sabu, petugas turut mengamankan 1 unit mobil Ford warna putih plat BG 1197 CF, satu inuri mobil Kijang Innova warna silver plat BG 1295 CF, satu kaca pirex berisi sabu dan enam unit HP.

“Sabu itu dibawa para tersangka dari Malaysia-Riau-Dumai dan akan dipasok ke Labuhanbatu Utara. Para tersangka diganjar Pasal 114 (2) Subs Pasal 112 (2) Subs Pasal 132 (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoktika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN