Kapoldasu Tegaskan Seluruh Kades Lapor Bila Diminta Jatah BLT

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, menegaskan seluruh kepala desa se Sumatera Utara untuk melapor apabila adanya oknum yang meminta jatah BLT yang tidak sesuai peruntukkannya.

“Saya pastikan akan menindak tegas adanya oknum-oknum yang mencoba meminta jatah BLT ke para kades,” tegasnya, Kamis (9/7).

Martuani mengimbau, kepada masyarakat jangan coba-coba mengancam dengan akan menggelar aksi demo apabila tidak mendapat jatah BLT yang tidak sesuai prosedur.

“Jadikan kerusahan di Madina ini sebagai pelajaran. Sebanyak 20 orang telah diamankan dan tetapkan sebagai tersangka karena berdemo akibat meminta dana BLT tidak sesuai peruntukkannya,” tegas Kapolda Sumut.

Diketahui, ke 20 tersangka terlibat kasus kerusuhan di Madina berperan sebagai aktor intelektual, provokator, serta penggerak massa.

Advertisement

“Aksi keributan ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat namun juga mahasiswa dari luar Desa Mumpang Julu juga ikut terlibat. Mereka meminta dana desa (BLT) sebesar 30 persen kepada Kepala Desa Mumpang Julu dan menyerahkan kepada para pendemo,” ujar Martuani.

“Motif saat ini mereka meminta jatah 30 persen dari dana BLT dan belum ditemukan adanya aktor lain di balik kasus kerusuhan di Madina tersebut,” pungkas Martuani.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN