Ijeck: Pemanfaatan Teknologi Dapat Efisienkan Anggaran

Foto: Biro Humas Dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Pemanfaatan teknologi dinilai efektif untuk efisiensi anggaran di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya di bidang pemerintahan, pelaku usaha juga diharapkan dapat menerapkan pemanfaatan teknologi agar dapat tetap bertahan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat video conference dengan CEO Firtech Indonesia Ferdinan Hasiholan dari Rumah Dinas Wagub, Jalan Teuku Daud Medan, Kamis (9/7).

“e-Government harus berjalan dan saat ini pemanfaatan teknologi lebih terasa. Banyak pertemuan antardaerah dilakukan dengan menggunakan aplikasi, sehingga hal tersebut menghemat waktu dan anggaran perjalanan dinas. Belanja ATK pun jadi bisa berkurang. Artinya, teknologi bisa mengefisiensi anggaran,” ujar Wagub.

Selain bidang pemerintahan, Wagubsu juga mengharapkan pelaku usaha baik industri, UMKM maupun pegiat pariwisata mampu bermanuver dengan memanfaatkan teknologi. Apalagi saat ini dunia usaha terganggu semua, baik industri, perdagangan hingga pariwisata.

“Kita harus berani transformasi dan bermanuver dalam berbisnis. Kita harus berpikir peluang lain untuk menjadi keuntungan. Misalkan saat ini harusnya mampu melihat peluang dengan berbisnis online,” tambah pria akrab disapa Ijeck tersebut.

Advertisement

Wagubsu juga menyarankan penting tetap berpikir positif, agar mampu meningkatkan imun kekebalan tubuh di situasi pandemi Covid-19. Disebutkan, kesehatan adalah hal penting dan keyakinan untuk sembuh akan meningkatkan metabolisme tubuh.

“Karena kebanyakan orang berpikiran yang terkena Covid-19 pasti akan meninggal. Kabar baiknya saat ini tingkat kesembuhan di Sumut ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan daerah lain, yakni sebanyak 503 pasien sembuh,” tambah Ijeck.

Melihat dampak yang ditimbulkan akibat Covid-19 ini, Ijeck pun mengaku tidak menyangka bahwa keberadaan Covid-19 mampu menggoncangkan semua aspek lini kehidupan, salah satunya bidang ekonomi. Untuk itu, dibutuhkan upaya penanganan yang dapat memutar kembali roda perekonomian.

“Saat ini, Pemprovsu tengah menyiapkan refocusing tahap II dengan alokasi sekitar Rp500 miliar yang antara lain difokuskan untuk meningkatkan stimulus ekonomi,” sebut pejabat hobi reli tersebut.

CEO Firtech Indonesia, Ferdinan Hasiholan, menjelaskan bahwa acara webinar untuk melihat kondisi di Sumut terkait penanganan Covid-19 dan korelasinya terhadap penggunaan teknologi. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL